Senin, 23 September 2019
Ketahanan Informasi

Kekeringan Melanda, Global Zakat-ACT Distribusikan Jutaan Air Bersih di 12 Wilayah

 Kekeringan Melanda, Global Zakat-ACT Distribusikan Jutaan Air Bersih di 12 Wilayah Global Zakat-ACT Serentak Mengirimkan Humanity Water Tank. (FOTO: AJP TIMES Indonesia)
Jum'at, 23 Agustus 2019 - 17:18

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Kemarau panjang mengakibatkan bencana kekeringan di sejumlah daerah di Indonesia. Global Zakat - ACT bergerak memberikan bantuan air bersih.

ACT mulai mendistribusikan 2,1 juta air bersih setiap hari pada 500.000 penerima. Jutaan liter air tersebut telah didistribusikan secara serentak di 12 wilayah yaitu di Sumatera Selatan, Lampung, Sumatera Utara, Aceh, Bekasi, Jawa Barat, Jawa Tengah,  Solo, Surabaya, DIY,  NTB, hingga Bali.  

Tak hanya mendistribusikan air bersih, Global Zakat - ACT juga telah membangun 1.400 sumur wakaf di seluruh Indonesia untuk menyuplai kebutuhan air melalui mobile water tank dengan total 60 juta liter/ bulan.

Sejalan dengan itu, belasan armada milik Global Zakat - ACT berangkat dari Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Bekasi menuju Kecamatan Cibarusah. Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja, bersama dengan Catur Widodo selaku Kepala Cabang ACT Bodetabek melakukan pelepasan secara simbolik.

Global Zakat-ACT juga menerjunkan Ambulans Pre Hospital dan Humanity Food Truck ke Cibarusah untuk memberikan pelayanan kesehatan dan makanan gratis. Bupati Bekasi, Eka Supria menyambut baik berbagai aksi yang dilakukan oleh ACT. Menurutnya, aksi dari ACT ini juga turut membantu kerja pemerintah yang juga telah melakukan berbagai upaya dalam mengatasi kekeringan di Cibarusah.

“Saya sangat apresiasi dengan apa yang dilakukan oleh ACT. Mudah-mudahan ini dapat membantu masyarakat kita yang ada di Cibarusah yang saat ini sedang dilanda kekeringan. Kita (pemerintah) sudah menyalurkan PDAM, kita sudah membuat embung-embung penampungan air. Tentu masih banyak kekurangan di sana-sini, dan tentu saja dengan kehadiran ACT sangat membantu sekali,” kata Eka dalam sambutannya.

Selain berbagai upaya untuk mengatasi kekeringan, ACT juga melakukan upaya pelayanan kepada masyarakat baik dari sisi medis maupun pangan. Sutaryo selaku salah satu koordinator Aksi Kekeringan Nasional di Cibarusah juga menjelaskan bahwa aksi pelayanan ini dilakukan karena kekeringan bisa berdampak kepada kesejahteraan masyarakat.

“Kekeringan ini termasuk bencana yang berat bagi manusia. Karena kekeringan ini praktis mereka tidak bisa melaksanakan aktivitas sehari-hari. Untuk konsumsi misalnya, mereka kekurangan air, tidak bisa masak. Lahan-lahan pertanian sebagai sumber mata pencaharian juga hilang karena kekeringan," kata Sutaryo.

Ia menambahkan total air yang disebarkan oleh Humanity Water Tank dari ACT di tiga belas titik di Cibarusah mencapai sekitar 104.000 liter air, pada Kamis (22/8) lalu. Distribusi air untuk Cibarusah ini rencananya akan terus berlanjut ke depannya karena masih banyak lagi daerah di Cibarusah yang masih membutuhkan. (*)

Jurnalis :
Editor : AJP-5 Editor Team
Publisher : Rochmat Shobirin

Komentar

Registration