Senin, 23 September 2019
Peristiwa - Nasional

Pesan Menhan RI Kepada Prajurit Divif 2 Kostrad: Jadilah Insan Terinbat

Pesan Menhan RI Kepada Prajurit Divif 2 Kostrad: Jadilah Insan Terinbat Menhan RI, Jendral (Purn) TNI Ryamizard Ryacudu saat berada di Markas Divisi Infanteri 2 Kostrad, Jumat (23/8/2019) malam. (FOTO: widodo irianto/TIMES Indonesia)
Sabtu, 24 Agustus 2019 - 10:22

TIMESINDONESIA, MALANGMenteri Pertahanan RI,  Ryamizard Ryacudu menegaskan bahwa prajurit TNI harus menjadi insan Terinbat (Teritorial, Intel dan Combat). Hal itu disampaikannya saat melakukan kunjungan kerja di Divisi Infanteri 2 Kostrad, Jumat (23/8/2019) malam.

Saat ini ancaman yang paling berbahaya, kata Menhan adalah mindset yang bisa menimbulkan bahaya baik bagi masyarakat maupun negara seperti tindak terorisme dan pemberontakan.

Berada di atas mimbar bersama Panglima Divif 2 Kostrad, Mayjen TNI Tri Yuniarto, S.A.P., M.Si., M.Tr.(Han), Menhan juga menyatakan bahwa tugas utama TNI adalah menjaga keutuhan bangsa, menjaga kedaulatan bangsa, dan menjaga keselamatan bangsa dari Sabang sampai Merauke.

Jendral-Purn-TNI-Ryamizard-Ryacudu-B.jpg

Teroris itu mengancam keutuhan bangsa dengan cara berusaha mengganti ideologi negara Pancasila dengan ideologi lain lewat cara-cara membangun mindset diantaranya melakukan bom bunuh diri dengan doktrin masuk surga dan akan dijemput bidadari. "Ini sangat menyesatkan," ujarnya.

"Bidadari yang mana, sementara yang nyuruh bunuh diri gak mati-mati. Ini tidak benar. Karena itu menghadapi teroris ini tanggungjawab bersama, termasuk TNI," tambahnya.

Teroris itu, kata Menhan urusan tentara. Teroris itu tidak bisa dikalahkan dengan senjata polisi atau senjata tentara. "Keberhasilannya hanya satu persen, yang 99 persen adalah bersama rakyat. Karena itu bela negara penting," ujarnya.

Di hadapan 1500 prajurit Divif 2 Kostrad yang hadir dalam acara pengarahan Menhan itu, Ryamizard menggaris bawahi bahwa otak prajurit harus Terinbat.

Menhan menegaskan, saat ini ada dua hal yang menjadi musuh negara yakni teroris dan pemberontak. "Saya sudah lapor kepada Presiden, saatnya ini inisiatif harus di tangan TNI. Caranya ya hancurkan mereka di tempat," kata Ryamizard.

"Tempatnya dimana? ya di Filipina. Karena itu kita sekarang intensif latihan bersama dengan Filipina dan Malaysia biar setiap saat kita bisa masuk ke Tawau," tegas Menhan.

Untuk memberantas teroris itu Menteri Pertahanan RI,  Ryamizard Ryacudu minta para prajurit TNI harus menjadi insan Terinbat (Teritorial, Intel dan Combat). Hal itu disampaikannya saat melakukan kunjungan kerja di Divisi Infanteri 2 Kostrad.(*)

Jurnalis : Widodo Irianto
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok
Sumber : TIMES Malang

Komentar

Registration