Senin, 23 September 2019
Olahraga

Buntut Kerusuhan, Papua Mundur Sebagai Tuan Rumah Popnas dan Peparnas 2019 

Buntut Kerusuhan, Papua Mundur Sebagai Tuan Rumah Popnas dan Peparnas 2019  Ilustrasi. (foto: Istimewa)
Sabtu, 24 Agustus 2019 - 08:37

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Pemprov Papua meminta kepada pemerintah untuk memindahkan lokasi penyelenggaraan Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) dan Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) 2019 yang rencananya digelar di Papua. Keputusan ini tak lepas dari kerusuhan yang terjadi di Papua beberapa hari terakhir.

Sebagai informasi Popnas dan Perpanas yang menjadi ajang uji coba sebelum Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 akan digelar di Papua pada Oktober 2019. 

Plt Kadispora Papua Alexander Kapisa menjelaskan, kenyamanan dan keselamatan atlet dan official yang menjadi pertimbangan mengena permintaan pemindahan lokasi Popnas dan Peparnas 2019. Pihaknya juga sudah berkirim surat resmi kepada Kemenpora.

Alexander belum bisa memastikan kapan pelaksanaan Popnas 2019 setelah Papua mundur sebagai tuan rumah. Mereka akan mengikuti keputusan pemerintah. Alexander berharap hal ini cepat diputuskan karena terkait kontingen daerah lain.

"Ini berkaitan dengan kesiapan teman-teman di daerah juga. Katakanlah jangan sampai mereka sudah membeli tiket untuk persiapan ke Papua. Untuk itu, kami berharap bersama Kemenpora bisa mengambil keputusan secepat mungkin agar jangan sampai memengaruhi persiapan dari Pemprov yang lain," ucapnya seperti dikutip dari Antara, Jumat (23/8/2019).

Sementara itu, Sekretaris Kemenpora Gatot S. Dewa Broto, mengatakan akan membahas masalah ini. Alternatifnya, adalah menunjuk daerah lain sebagai tuan rumah Popnas dan Peparnas 2019. "Atas dasar pertimbangan mungkin tidak bisa dilakukan Oktober 2020 Papua. Kami sedang menunjuk Dispora lain, Jakarta, dengan kata lain jika siap, dan sudah Pelatda," kata Gatot. (*)

Jurnalis :
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

Komentar

Registration