Sabtu, 21 September 2019
Peristiwa - Nasional

Meski Belum Ditetapkan, Kaltim Jadi Alternatif Serius untuk Lokasi Ibu Kota Baru

Meski Belum Ditetapkan, Kaltim Jadi Alternatif Serius untuk Lokasi Ibu Kota Baru Gagasan Rencana dan Kriteria Desain Ibu kota Negara. (Foto: Kemen PUPR)
Jum'at, 23 Agustus 2019 - 22:58

FOKUS BERITA

Ibu Kota Baru

TIMESINDONESIA, BONTANG – Kalimantan Timur (Kaltim) tetap menjadi salah satu alternatif lokasi untuk ibu kota baru selain Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan.

Dilansir dari Bisnis.com, Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) Sofyan Djalil menyampaikan klarifikasinya terkait lokasi ibu kota baru (RI) Republik Indonesia yang sebelumnya menyebutkan bahwa ibu kota baru bakal berlokasi di Provinsi Kalimantan Timur.

"Alternatifnya, kan kemarin itu antara lain sudah saya koreksi. Itu salah kutip saja," kata Sofyan usai menghadiri rapat dengan sejumlah kementerian dan Badan Pemeriksa Keuangan RI di Jakarta, Jumat (23/8/2019).

Sofyan menjelaskan bahwa penentuan ibu kota baru saat ini dalam tahap kajian Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia atau Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas).

Ia pun berarap agar masyarakat dapat menunggu sampai kajian tersebut rampung hingga diumumkan secara resmi oleh Pemerintah nantinya.

"Masih ada dua studi yang tengah dikaji Bappenas. Saya tidak ikut rapat terakhir, saya tidak tahu studi apa yang dikerjakan Bappenas. Setelah studi itu lengkap, baru akan diumumkan Presiden," sambungnya.

Pemilihan Kaltim (Kalimantan Timur) sebagai ibu kota baru sebelumnya disampaikan Sofyan usai menghadiri rapat di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pada Kamis (22/8/2019). 

Menanggapi munculnya Provinsi Kalbar, Presiden Joko Widodo mengaku masih menunggu satu atau dua kajian sebelum memastikan lokasi akhir ibu kota baru.

Sofyan menyebutkan setidaknya dibutuhkan lahan seluas 3.000 hektare yang bakal dipakai untuk pusat pemerintahan dengan infrastruktur pendukung.

Namun, ia kembali menegaskan lokasi pasti untuk ibu kota baru belum ditetapkan. "Lokasinya sampai sekarang belum diputuskan. Alternatifnya masih tetap Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Selatan. Tapi yang sudah dilihat serius adalah Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur (Kaltim)," sambungnya. (*)

Jurnalis : Kusnadi
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber : Bisnis.com

Komentar

Registration