Peristiwa - Daerah

Unej Buka Tahap Penjaringan Bakal Calon Rektor, Hasan: Dari Luar Unej Boleh Daftar

Unej Buka Tahap Penjaringan Bakal Calon Rektor, Hasan: Dari Luar Unej Boleh Daftar Dari kiri-kanan: Rektor Unej Moh. Hasan, Ketua Panitia Penjaringan dan Penyaringan Bakal Calon Rektor Unej Moh. Ali, dan Kepala Humas dan Protokol Unej Agung Purwanto dalam konferensi pers terkait Pilrek Unej, Jumat (23/8/2019). (foto: Dody Bayu Prasetyo)
Jum'at, 23 Agustus 2019 - 22:46

TIMESINDONESIA, JEMBER – Proses pergantian pucuk pimpinan Universitas Jember (Unej) dimulai. Jumat (23/8/2019), tahap pertama Pemilihan Rektor (Pilrek) penjaringan bakal calon rektor (bacarek) Unej periode 2020-2024 dibuka.

Pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh Moh. Hasan, Rektor Universitas Jember didampingi oleh Moh. Ali, Ketua Panitia Penjaringan dan Penyaringan Bakal Calon Rektor Universitas Jember Periode 2020-2024, dan Agung Purwanto, Kepala Humas dan Protokol, di hadapan para jurnalis di ruang sidang lantai 2 Gedung Rektorat Universitas Jember, Jumat.

Universitas-Jember-2.jpg

Hasan menerangkan bahwa tahap penjaringan tersebut dibuka hingga 27 Agustus 2017 mendatang.

"Saya berharap dalam masa penjaringan ini akan muncul banyak bacarek mengingat ada sekitar tiga ratusan dosen Universitas Jember yang memenuhi syarat untuk maju, yakni dosen yang memiliki jabatan lektor kepala dan berpendidikan S-3," kata Hasan.

Hasan menerangkan, agar tahap penjaringan tersebut panen peminat, pihak panitia siap memfasilitasi dan membantu menyediakan berkas yang harus dipenuhi oleh pendaftar.

"Bahkan kami juga sudah menghubungi Polres Jember untuk memberikan kemudahan pembuatan SKCK," ungkapnya.

Rektor Universitas Jember dua periode tersebut lantas berharap agar proses penjaringan bacarek hingga penetapan rektor terpilih bakal berjalan dengan baik, dan rektor terpilih akan mampu membawa Kampus Tegalboto lebih maju lagi.

Dia mengungkapkan, pada pemilihan Rektor Unej periode 2020-2024 ini, panitia membuka kesempatan bagi pihak dari luar Unej untuk ikut mendaftar.

"Mulai pemilihan rektor periode ini, Bacarek dari luar Universitas Jember boleh mendaftarkan diri asal sesuai dengan persyaratan yang sudah ditetapkan oleh Kemenristekdikti," ujarnya.

Namun, dia menegaskan panitia tidak menerima pendaftaran dari luar negeri atau yang berstatus Warga Negara Asing (WNA).

"Karena dasar hukumnya juga belum ada," tegas Hasan yang masa kerjanya akan berakhir pada 27 Januari 2020 ini.

Pada kesempatan yang sama, Moh. Ali, Ketua Panitia Penjaringan dan Penyaringan Bakal Calon Rektor Universitas Jember Periode 2020-2024, menjelaskan, setelah tahapan penjaringan berakhir, maka akan dilanjutkan dengan tahap penyaringan yang akan diisi dengan penyampaian visi, misi dan program kerja Bacarek yang paling lambat dilaksanakan pada 27 November 2019.

Dalam tahap penyaringan ini ada dua bentuk pemaparan visi, misi, dan program kerja, yakni secara terbuka kepada keluarga besar Universitas Jember dan tertutup di hadapan senat Universitas Jember.

"Dari tahapan penyaringan ini akan menghasilkan tiga bacarek yang akan dikirimkan ke Kemenristekdikti untuk masuk ke tahapan pemilihan yang dilakukan oleh senat Unej dengan Menristekdikti," jelas pria yang juga dosen di Fakultas Hukum ini.

Sementara itu Agung Purwanto, Kepala Humas dan Protokol Universitas Jember  menambahkan, untuk memudahkan dosen, mahasiswa dan karyawan Unej mengetahui siapa saja yang akan menjadi Bacarek Universitas Jember periode 2020-2024, beserta perkembangannya, maka panitia telah membuat laman khusus yang beralamatkan di pilrek.unej.ac.id.

"Diharapkan dengan adanya laman khusus ini maka keluarga besar Unej akan mengetahui siapa dan bagaimana latar belakang calon pemimpinnya dalam Pilrek. Selain itu visi, misi, dan program kerja bacarek juga akan lebih mudah tersosialisasikan kepada khalayak luas," imbuh Agung. (*)

Jurnalis : Dody Bayu Prasetyo
Editor : Dody Bayu Prasetyo
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber : TIMES Jember

Komentar

Registration