Sabtu, 21 September 2019
Peristiwa - Daerah

Yenny Wahid: Kami Semua Sayang Warga Papua

Yenny Wahid: Kami Semua Sayang Warga Papua Suasana keakraban saat 14 mahasiswa Papua dan Yenny Wahid berziarah ke Makam Gus Dur. (Moh Ramli TIMES Indonesia)
Rabu, 21 Agustus 2019 - 11:27

TIMESINDONESIA, JOMBANG – Sebanyak 14 mahasiswa Papua yang belajar di Kabupaten Jombang, Rabu (21/8/2019) mengadakan pertemuan dengan keluarga besar Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Selain itu, mereka sekaligus doa bersama di makam Gus Dur di Pondok Pesantren Tebuireng Jombang, Jalan Irian.

Dari pantauan TIMES Indonesia, mereka datang ke makam Presiden ke-4 tersebut dengan ditemani putri Gus Dur yakni Yenny Wahid. Sebelum berdoa bersama, mereka menyanyikan lagu Indonesia Raya bersama, saling berpegangan tangan, sebagai simbol persatuan dan diakhiri doa tahlil dan juga doa dari kepercayaan agama anak Papua sendiri.

Yenny-Wahid.jpg

Yenny Wahid mengatakan, ziarah ke makan Gus Dur tersebut memang sebuah kesengajaan dan sudah diagendakan bersama dengan mahaiswa Papua sebelumnya. Tujuannya, lanjut dia, adalah mengirimkan pesan kepada warga Papua, sekaligus mengingatkan bahwa di tanah Jawa atau Kabupaten Jombang ini pernah ada satu tokoh yang begitu dejat dengan dengan warga papua, yakni Gus Dur.

"Dan kedekatan Gus Gur dan mereka (warga papua) ini, harus dijaga dan pelihara sebagai penyatuan kita sebagai bangsa Indonesia. Tentu kita dulu tahu bagaimana gus dur dulu berusaha memberikan harkat martabat kepada masyarakat papua. Dulu anak tiri hingga menjadi setara sebagian anak bangsa," katanya.

Yenny-Wahid-a.jpg

Perempuan kelahiran 29 Oktober 1974 itu menambahkan, insiden pemecahan persatuan diberbagai daerah yang berpotensi memecahkan keberama bangsa Indonesia harus dihentikan dan dicarikan solusinya.

"Perlu ada upaya agar benang-benang persatuan itu bisa dirajut kembali," ujarnya.

Tidak hanya itu, kata Yenny Wahid, sambil mengucapkan langsung kepada 14 mahasiswa Papua tersebut, bahwa bangsa Indonesia sangat sayang sekali kepada warga Papua. "Makna kunjungan ke makam Gus Gur ini, agar kita diingatkan kembali bahwa, kedekatan secara emosional itu ada. Papua adalah kita," ucapnya. (*)

Jurnalis : Moh Ramli (MG-198)
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Rizal Dani
Sumber : TIMES Jombang

Komentar

Registration