Gaya Hidup

Empat Alasan Mengapa Selai Kacang Bisa Menurunkan Berat Badan

Empat Alasan Mengapa Selai Kacang Bisa Menurunkan Berat Badan ILUSTRASI - Selai Kacang. (FOTO: Hello Sehat)
Rabu, 21 Agustus 2019 - 06:33

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Di balik rasanya yang nikmat, selai kacang mengandung berbagai macam nutrisi yang baik untuk tubuh, seperti lemak baik, protein, fiber, dan beberapa vitamin dan mineral penting. Berbagai nutrisi tersebut ternyata bisa bermanfaat untuk membantu menurunkan berat badan.

Ya, seperti dilansir dari Hello Sehat, makan selai kacang dalam takaran yang tepat sangat bermanfaat untuk kesehatan, terutama dalam membantu mengurangi berat badan Anda.

1. Kenyang lebih lama

Kandungan protein, lemak, dan serat yang tinggi pada selai kacang dapat membantu tubuh Anda kenyang lebih lama.

Dalam sebuah studi yang dilakukan pada 15 perempuan obesitas, menambahkan 3 sendok makan selai kacang pada menu sarapan menyebabkan perut terasa lebih kenyang dan enggan makan berlebihan.

2. Meningkatkan metabolisme tubuh

Manfaat lain dari selai kacang untuk diet adalah meningkatkan proses metabolisme pada tubuh. Selai kacang mengandung protein yang tinggi, sehingga sangat direkomendasikan untuk menjaga massa otot dalam program menurunkan berat badan.

Dengan mengonsumsi selai kacang yang kaya akan protein untuk diet, berat badan Anda akan lebih cepat turun dibanding dengan melakukan diet tanpa asupan protein yang cukup.

3. Baik untuk respon glikemik tubuh

Selai kacang baik untuk diet karena mengandung indeks glikemik yang rendah. Sebuah studi pada tahun 2018 menunjukkan bahwa mencampur dua sendok makan selai kacang dengan makanan yang berindeks glikemik tinggi, selai kacang tersebut dapat membantu menstabilkan indeks glikemiknya.

4. Menjaga berat badan

Walaupun selai kacang memiliki lemak dan kalori yang cukup tinggi, ternyata makanan ini tidak berpengaruh besar pada kenaikan berat badan. Kenyataannya, orang-orang yang rutin makan selai kacang untuk diet memiliki angka indeks massa tubuh yang lebih rendah dibandingkan dengan orang yang menghindari selai kacang saat diet. (*)

Jurnalis :
Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

Komentar

Registration