Peristiwa - Daerah

Ribuan Warga Serahkan Hulu Bekti kepada Kades Pesanggrahan

Ribuan Warga Serahkan Hulu Bekti kepada Kades Pesanggrahan Suasana semarak namun khidmat dalam Arak-arakan Hulu Bekti dan bersih desa di Desa Pesnggrahan. (Muhammad Dhani Rahman/TIMES Indonesia) 
Senin, 19 Agustus 2019 - 23:34

TIMESINDONESIA, BATU – Ribuan warga Desa Pesanggrahan, Kecamatan Batu, Kota Batu tumplek blek di Balai Desa Mayangsari mereka menyerahkan Hulu Bekti kepada Kepala Desa Pesanggrahan, Imam Wahyudi, Senin (19/8/2019) malam. 

Bada Isya, puluhan Hulu Bekti diarak warga dari lingkungan tempat tinggal mereka menuju ke Balai Desa. Hulu Bekti ini berisikan berbagai jenis antara lain Polo Pendem, Rujak Legi, Dawet, buah-buahan, sayuran dan tumpeng nasi kuning dan putih, ayam ingkung.

Hulu-Bekti-2.jpg

Melalui Hulu Bekti ini tokoh masyarakat dan warga menyerahkan persembahan kepada Kepala Desa sebagai wujud kepatuhan dan tunduk para warga terhadap pemerintah desa. 

Arak-arakan Hulu Bekti ini merupakan rangkaian dari Bersih Desa Pesanggrahan ke 163. Bersih Desa dilakukan setiap tahun pada hari Senin Kliwon pada bulan penanggalan Jawa, Wulan Besar. 

"Bersih Desa ini merupakan salah satu wujud syukur dan doa kita, karena warganya diberikan kesehatan, keselamatan dan kesejahteraan," ujar Kades Pesanggrahan, Imam Wahyudi SPd. 

Rangkaian selamatan desa ini diawali dengan pemukulan kentongan oleh Kepala Desa yang biasa disebut Titir Sumintulan sebagai bentuk panggilan kepada Kepala Dusun dan tokoh masyarakat. 

Saat itu, kepala desa mengabarkan bahwa selamatan desa akan dilaksanakan pada Senin Kliwon Wulan Besar. 

Selepas itu para tokoh masyarakat pun menggerakkan warganya untuk melakukan prosesi Gugur Gunung dengan membersihkan makam dan punden leluhur. Kemudian dilanjutkan dengan prosesi Susuk Wangan atau membersihkan saluran air yang ada di wilayah desa. 

Prosesi dilanjutkan dengan pemasangan Terop Agung dan meletakkan sandingan di Balai Desa tanda dimulai kegiatan. 

Hal ini dilanjutkan seluruh warga dengan memasang janur di lingkungan tempat tinggal. Pemerintah Desa juga meletakkan Cok Bakal (uang, cermin, kembang setaman, telur kampung, bubur merah (yang biasa disebut bucek) bubur putih dan kinangan di batas desa. 

Baru esoknya dilakukan prosesi bersih desa dimulai khataman Al Quran, selamatan di Sumber Air yang ada di desa dan Arak-arakan Hulu Bekti. 

Hadir pula dalam kegiatan tersebut Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Batu, Yoppi Supriadi. 

Plt Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Imam Suryono mengucapkan selamat atas terlaksananya bersih desa Pesanggrahan, ia berharap harapan dan doa warga terwujud. 

Ia mengatakan bahwa arak-arakan Hulu Bekti saat bersih desa Pesanggrahan memiliki kekentalan budaya yang bisa menarik minat wisatawan. Terlebih, Bersih Desa Pesanggrahan ini waktunya sudah pasti mengikuti penanggalan Jawa, hal ini akan memudahkan wisatawan untuk melihat langsung setiap prosesi yang ada. (*)

Jurnalis : Muhammad Dhani Rahman
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Rizal Dani
Sumber : TIMES Batu

Komentar

Registration