Sabtu, 21 September 2019
Ketahanan Informasi

HUT ke-74 RI, Satgas Yonif 734 SNS Gelar Khitanan Massal

HUT ke-74 RI, Satgas Yonif 734 SNS Gelar Khitanan Massal Proses sunatan massal. (foto: Penrem 152)
Senin, 19 Agustus 2019 - 20:04

TIMESINDONESIA, MALUKU – Memperingati HUT ke-74 RI, Satgas Ops Pamrahwan Yonif 734/SNS bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Ternate menggelar khitanan massal. Aksi bakti sosial ini dilaksanakan di Masjid Al-Fajri, Kelurahan Toboko, Ternate, Senin (19/8/2019).

Antusias masyarakat Kota Ternate cukup tinggi menyambut kegiatan tersebut. Hal ini dapat dilihat dari jumlah peserta yang mencapai 205 anak. Peserta terdiri dari balita hingga anak usia 14 tahun.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari Sekretaris Daerah (Sekda) Ternate Tauhiq Sulaiman, yang hadir pada kesempatan tersebut.

Menurutnya, kegiatan khitanan massal ini merupakan kegiatan yang sangat positif dan pelaksanaannya warga ternate berbondong-bondong mendaftarkan anaknya untuk mengikuti sunat secara gratis.

"Mereka (masyarakat) rela mengantri dari pagi hingga sore agar anak anak mereka bisa dikhitan. Pada tahun ini merupakan kegiatan khitanan massal yg memiliki animo masyarakat yang paling besar dibanding tahun tahun sebelumnya,"ungkapnya

Terpisah, Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Yonif 734/SNS, Letkol Inf Edwin Charles mengatakan, kegiatan khitanan massal ini merupakan bentuk bakti sosial yang diselenggarakan secara gratis tanpa dipungut biaya sepersen pun.

Para peserta dilayani oleh tim kesehatan kotis satgas 734/SNS menggunakan couter/laser. metode khitan dengan menggunakan couter atau laser dapat memberikan kenyamanan untuk anak-anak serta mengurangi rasa takut.

"Berbeda jika menggunakan gunting, serta lebih cpt proses penyembuhannya di banding dengan metode konvensional yaitu dengan menggunakan gunting,"tuturnya

Danpos Anoa 1 Toboko, Letda Chb Ady Rumagia, dalam keterangannya mengaku, kegiatan sunatan massal ini telah disiapkan dengan baik, demi masyarakat Ternate khususnya anak-anak yang belum khitan. "Karena kami peduli terhadap kesehatan anak anak trutama pada area reproduksinya," ujarnya

Sementara itu, tim kesehatan satgas 734 / SNS, Letda Ckm dr. Rizky dan letda Ckm Fendy menjelaskan, proses circumsisi pada dasarnya hanya membuang kulup yg menutupi glans penis (kepala penis) hal ini bermanfaat sekali bagi kesehatan reproduksi pria yaitu dgn mencegah adanya ISK (Infeksi Saluran Kemih) dan mencegah transmisi HIV dari wanita ke pria.

Fani, salah satu warga Kelurahan Toboko mengapresiasi dan berterima kasih kepada TNI yang telah menyelenggarakan tersebut.

"Kami sebagai warga Terrnate sangat senang sekali tehadap kegiatan ini (khitanan massal), di samping dilaksanakan secara gratis namun dengan adanya metode circumsisi dgn menggunakan couter, yang semula anak kami takut dan ternyata pada saat proses dikhitan anak kami tdk merasakan ktakutan dan malah tertidur sehingga memudahkan tim kesehatan satgas 734/SNS untuk melaksanakan circumsisi dengan sangat baik," tuturnya. (*)

Jurnalis : Wahyudi Yahya
Editor : Ferry Agusta Satrio
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

Komentar

Registration