Peristiwa - Daerah

Rumah Milik Anak Yatim yang Terbakar di Gresik akan Dibangun

Rumah Milik Anak Yatim yang Terbakar di Gresik akan Dibangun Wakil Bupati Gresik Moh Qosim bersama jajaran saat meninjau rumah yang terbakar (FOTO: Akmal/TIMES Indonesia)
Senin, 19 Agustus 2019 - 15:37

TIMESINDONESIA, GRESIK – Dua rumah milik anak yatim yang terbakar di Desa Sekargadung, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik, Jawa Timur akan segera dibangun.

Kepastian pembangunan rumah ulang itu setelah Wakil Bupati Gresik Moh Qosim menyambangi korban kebakaran serta meninjau lokasi kebakaran, Senin (19/8/2019) siang.

Seperti diketahui, kebakaran itu terjadi pada, Minggu (18/8/2019) dini hari, rumah milik Ahsanul Ahmaidah dan Muasaroh. Keduanya merupakan janda tua yang memiliki dua anak.

Bahkan, kejadian itu menelan korban jiwa, Sidekan ayah dari Ahsanul terbakar kemudian meninggal dunia saat tertidur lelap.

Dua rumah sederhana yang terbakar itu terbuat dari kayu, serta ditinggali dua orang janda dan dua anak yatim serta seorang Sidekan (korban meninggal dunia). Dua anak yatim tersebut Sigit Ardian dan Alfiyah Novalani.

"Semua penghuni rumah ini adalah janda dan ada dua anak yatim yang masih kecil-kecil," kata Qosim saat meninjau lokasi kebakaran.

Qosim mengatakan, ia bersama jajarannya dibantu Pemdes serta masyarakat sekitar akan memberi bantuan untuk membangun ulang rumah yang sudah rata dengan tanah itu.

Dalam kesempatan itu, Wabup yang didamping petugas BPBD juga menyerahkan sejumlah bantuan diantaranya 6 lembar selimut, family kid 6 paket, perlengkapan rumah tangga 2 paket, matras 6 lembar, paket sekolah 6 tas dan sembako 10 paket.

"Pak Kades, sebelum membangun agar berkoordinasi dengan korban tentang bentuk bangunan rumah yang diinginkan. Denahnya juga ditanyakan dulu sesuai keinginan dia," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sekargadung Aqson Achmadi mengungkapkan, selain dibantu beberapa pihak, masyarakat desa juga bahu-membahu mengumpukan donasi.

Setelah kejadian kebakaran itu, Pemdes langsung bergerak cepat untuk mencarikan solusi agar pembangunan rumah bisa terealisasi.

“Sampai pagi ini kami sudah mendapatkan sumbangan dana dari masyarakat sebanyak Rp. 20 juta rupiah," imbuhnya.

Selain uang tunai, dikatakan Aqson pihaknya juga mendapat bantuan bahan material serta ada seseorang yang menanggung kebutuhan seluruh kayu.

"Kami akan membangun sesuai keinginan korban sebagaimana yang disampaikan Wabup Gresik,” ujarnya, menanggapi rumah anak yatim di Gresik yang terbakar akan dibangun ulang. (*)

Jurnalis : Akmalul Azmi
Editor : Yatimul Ainun
Publisher : Sofyan Saqi Futaki
Sumber : TIMES Gresik

Komentar

Registration