Senin, 23 September 2019
Peristiwa - Daerah

Rayakan HUT ke-4, TIMES Indonesia Yogyakarta Berbagi Bersama LPPM-PA "BIMa"

Rayakan HUT ke-4, TIMES Indonesia Yogyakarta Berbagi Bersama LPPM-PA Team TIMES Indonesia Regional Yogyakarta dan pengelola LPPM PA BIMa Yogyakarta saat menyalurkan bantuan ke BRSBKL 2 Purwomartani, Kalasan, Sleman, DIY, Junat (17/8/2019). (FOTO: Fajar Rianto/TIMES Indonesia)
Jum'at, 16 Agustus 2019 - 22:40

TIMESINDONESIA, YOGYAKARTA – Memperingati HUT ke-4 media online TIMES Indonesia, segenap keluarga besar TIMES Indonesia regional Yogyakarta, Jumat (16/8/2019) bersama Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan - Panti Asuhan Masyarakat Bina Insan Mandiri (LPPM-PA "BIMa") melakukan kegiatan bersama.

Kegiatan ini sekaligus mengawali program berbagi bersama yang diberi nama "Andum Sithik Eding".

TIMES-Yogyakarta-2.jpg

Acara tersebut diselenggarakan di Balai Rehabilitasi Sosial Bina Karya dan Laras (BRSBKL 2) Puwomartani, Kalasan, Sleman usai Sholat Jumat.

BRSBKL 2 (Bina Laras) merupakan Unit Pelaksana Teknis Dinas Sosial Daerah Istimewa Yogyakarta yang bertugas dalam pelayanan dan rehabilitasi sosial bagi penyandang masalah kesejahteraan sosial. Khususnya gelandangan, pengemis, pemulung, pengamen, dan eks penderita gangguan jiwa (eks psikotik) terlantar. 

TIMES-Yogyakarta-4.jpg

Pelaksanaan kegiatan meliputi silaturahmi, serta berbagi dengan 250 warga binaan sosial yang ada di tempat ini.

General Manager TIMES Indonesia Regional Yogyakarta, Ahmad Riyadi S.IP mengatakan Andum Sithik Eding merupakan istilah berbahasa jawa. Kata "Andum" artinya membagi-bagikan. Sedangkan "Sithing Eding" maknanya luas menyangkut kesediaan berbagi rasa/tenggang rasa penuh keadilan. 

TIMES-Yogyakarta-3.jpg

"Kegiatan kali ini merupakan salah satu sarana berbagi kebahagian bagi sesama di saat TIMES Indonesia merayakan HUT yang ke-4," kata Ahmad Riyadi.

Pengelola LPPM-PA "BIMa", Agus Darmono berharap kegiatan bareng TIMES Indonesia terus berkelanjutan. Selain fokus mengurusi anak yatim piatu. LPPM BIMa juga mendampingi lansia, kaum dhuafa. Penyandang difabel, LUT (Lanjut Usia Terlantar) serta orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), sehingga kegiatan itu sekaligus jadi sarana studi banding penanganan ODGJ (orang dengan gangguan jiwa). (*)

Jurnalis : Fajar Rianto
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber : TIMES Yogyakarta

Komentar

Registration