Senin, 23 September 2019
Ekonomi

Investasi MRO Lion Air Termasuk di Batam Capai Rp10 Triliun

Investasi MRO Lion Air Termasuk di Batam Capai Rp10 Triliun Peresmian hanggar Lion Air tahap satu dan dua di Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau. (Foto: Istimewa)
Kamis, 15 Agustus 2019 - 13:38

TIMESINDONESIA, BATAM – Investasi pembangunan seluruh hangar atau MRO Lion Air Group, termasuk Batam, Kepulauan Riau mencapai Rp10 triliun. 

Lion Air Group telah membangun hangar tahap satu dan dua di Hang Nadim Batam. Kedua MRO itu telah beroperasi.

“Kita mengapresiasi BP Batam dapat memberikan izin sewa lahan di area bandara ini hingga 50 tahun. Ini sangat memudahkan kami membangun MRO,” ungkap Founder Lion Air Group, Rusdi Kirana, Kamis (15/8/2019).

Dubes RI untuk Malaysia ini mengaku telah menjalankan usaha industri penerbangan selama 20 tahun. Dengan jumlah armada pesawat saat ini mencapai lebih dari 1.000 unit pesawat. Pesawat-pesawat tersebut dioperasikan di beberapa negara, seperti Indonesia, Malaysia, dan Thailand.

Rusdi Kirana menyampaikan terima kasih kepada seluruh stakeholders, kepada Plt Gubernur Kepri, DPRD Kepri, Kepala BP Batam, Walikota Batam, Pangdam, Kapolda, dan seluruh stakeholders atas terselenggaranya kegiatan nota kesepakatan kerja sama dan pembangunan hangar ini.

“Kami investasi membangun hangar mengingat prospek perawatan dan perbaikan pesawat (MRO) ke depan masih sangat bagus. Seiring pembangunannya, kami juga membuka pendidikan vokasi untuk menyiapkan tenaga-tenaga ahli dan terampil di industri ini,” ungkapnya.

Hadir dalam acara kesepakatan kerja sama dan peletakan batu pertama MRO Tahap III ini, yakni; Menteri Perhubungan Budi Karya, Sekretaris Menko Perekonomian Susiwijono, Kepala BP Batam Edy Putra Irawadi, Dirut Batam Aero Teknik I Nyoman Rai Pering Santaya, Plt Gubernur Kepri diwakili Asisten Bidang Pemerintahan Provinsi Kepri Syamsul Bahrum.

Juga hadir Deputi III BP Batam, Kapolda Kepri diwakili, Danlantamal IV Tanjungpinang, Kapolresta Barelang, dan Forkompimda se-Provinsi Kepulauan Riau. (*)

Jurnalis : Ali Mahmud
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber : TIMES Batam

Komentar

Registration