Peristiwa - Daerah

Muskot Ke-VI Kadin Surabaya, Muhammad Ali Affandi: Kita Majukan Ekonomi Surabaya

Muskot Ke-VI Kadin Surabaya, Muhammad Ali Affandi: Kita Majukan Ekonomi Surabaya Ketua Kadin Surabaya terpilih Muhammad Ali Affandi. (foto: Times Indonesia Network)
Kamis, 15 Agustus 2019 - 11:10

TIMESINDONESIA, SURABAYAKadin Surabaya menggelar Muskot Ke-VI (Musyarawah Kota) di Shangri La Hotel Surabaya, Rabu 14 Agustus 2019. Selain membuat program kerja, muskot ini juga memilih ketua periode 2019-2024. Hasilnya, Muhammad Ali Affandi dipercaya memimpin Kadin Surabaya.

Andi, sapaan akrab Muhammad Ali Affandi, sebelumnya merupakan ketum HIPMI Jatim. Putra sulung La Nyalla Mattalitti ini dipilih secara aklamasi oleh peserta muskot menggantikan ketua sebelumnya, Dr Jamhadi.

Mendapat kepercayaan itu Andi menyampaikan rasa terima kasih atas amanah yang diberikan peserta muskot. Ia pun siap memajukan organisasi dan ekonomi Surabaya.

"Ekonomi Surabaya sangat tergantung pada seluruh elemen dan stakeholder yang ada di Surabaya. Mulai dari pengusaha hingga pemkot. Karena itu kita majukan ekonomi Surabaya," ucap Andi dalam sambutannya.

Muskot yang mengambil tena "Mendorong Pengembangan Sumber Daya Usaha Yang Kreatif Dan Inovatif Dalam Menghadapi Industrialisasi 4.0" dihadiri kalangan pengusaha, birokrat, pelaku bisnis, dan akademisi. 

Sementara, Jamhadi menyampaikan selamat kepada ketua terpilih. Ketua dua periode ini juga menyampaikan terima kasih pada semua pengurus periodenya yang telah membantunya selama 10 tahun mewarnai dunia usaha di Surabaya.

"Saya ditugasi Pak La Nyalla (Ketum Kadin Jawa Timur) sebagai Tim Ahli Kadin Jawa Timur, bersyukur juga bisa sedikit banyak mewarnai Jawa Timur. Kita selama ini menghadapi banyak tantangan, tapi berkat kekompakan, tantangan itu bisa dihadapi bersama semua pihak yang telah memberi dukungan, belakangan yang kita sebut quatrohelix, yang unsurnya ABCG. Yakni akademisi, pelaku bisnis, komunitas, pemerintah," ujar Jamhadi yang juga Direktur Utama (Dirut) PT Tata Bumi Raya ini.

Ia menambahkan menurut UU Otonomi Daerah, Kadin diberi ruang. Yakni menginisiasi raperda. Salah satunya ialah inisiasi raperda kemudahan usaha bagi investor yang ingin menanamkan modal usaha di Surabaya. 

"Lalu Raperda Ekonomi Kreatif. Itu penting kita dorong karena itu merupakan mesin pertumbuhan ekonomi," jelas Jamhadi.

Jamhadi juga menyampaikan bahwa Kadin bersama Bank Indonesia (BI) menjadi bagian TPID (Tim Pengendali Inflasi Daerah) untuk menekan angka inflasi. TPID ini juga bersama-sama BI merumuskan ekonomi pesantren yang ada di Jawa Timur.

"Kita juga melakukan kegiatan sosial, dan tiap tahun menyelenggarakan mudik Lebaran gratis bagi ribuan pekerja di Surabaya. Dalam menumbuhkan ekonomi kreatif, kami bersama Pak Samsul Hadi (Dirut Peac Bromo) juga mendirikan SCCF (Surabaya Creative City Forum). Ini embrio yang bisa diterapkan oleh kabupaten kota di Jatim. SCCF berbuat termasuk inisiasi ekonomi kreatif, UMKM Naik Kelas, dan lainnya," jelas Jamhadi.

Kepada pengurus baru Kadin Surabaya dan ketua terpilih Muhammad Ali Affandi dalam Muskot Ke-VI berharap untuk bisa menjaga dan meningkatkan kerjasama yang terjalin. Baik itu Sister Kadin di dalam negeri maupun Sister Chamber of Commerce di tingkat global. Terpenting lagi, menyukseskan dan mendampingi Pemerintah khususnya di bidang TTI (trade, tourism, investment). (*)

Jurnalis : Lely Yuana
Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber : TIMES Surabaya

Komentar

Loading...
Registration