Pendidikan

Lewat Program P3, Krudoper Tim UM Berhasil Tingkatkan Kemandirian PKK Desa Kemiri

Lewat Program P3, Krudoper Tim UM Berhasil Tingkatkan Kemandirian PKK Desa Kemiri Sosialisasi modul P3 oleh Krudoper Tim di rumah Ketua PKK, Tumiasih, di desa Kemiri. (foto: Istimewa)
Rabu, 14 Agustus 2019 - 22:14

TIMESINDONESIA, MALANGKrudoper Tim asal Universitas Negeri Malang (UM) berhasil melaksanakan program Pendampingan, Produksi, dan Pemasaran (P3) produk olahan susu yang diterapkan di kelompok PKK Desa Kemiri, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang.

Program P3 ini untuk mendorong kemandirian produsen susu di Desa Kemiri. Program ini digagas Nur Indah Agustina selaku ketua Krudoper tim dari Fakultas MIPA berkolaborasi dengan Wayan Aunur Rofiq dari Pendidikan Teknik Mesin, Arfia Regita Dyan Pradana dari Fakultas Ekonomi, Siti Khoirunnisa dari Kimia, dan Rifqon Hakiki dari Pendidikan Kimia.

Program P3 ini muncul karena latar belakang keluhan ketua PKK Desa Kemiri, Tumiasih, terkait keaktifan anggotanya. Menurutnya, kegiatan yang diusung oleh Krudoper Tim sangat baik untuk mendorong anggota PKK untuk aktif.

“Saya sangat menyambut baik kelima Mahasiswa Universitas Negeri Malang yang menerapkan program P3 di Desa Kemiri untuk PKK, selama kegiatan P3 dilakukan di rumah saya. Program P3 yang diusung Mahasiswa UM sangat bagus," kata Tumiasih, Rabu (14/8/2019).

Menurut Kepala Desa Pak Wiyono, program ini bisa membuat PKK yang sebelumnya kurang produktif menjadi produktif dengan mengolah susu kualitas rendah. "Alat yang menjadi kendala dikarenakan harga akan saya bantu dengan membelikaannya melalui anggaran dana desa untuk PKK,” ungkapnya.

Program P3 yang diusung oleh Krudoper Tim meliputi pelatihan pembuatan produk krupuk susu, dodol susu, dan permen susu berbahan dasar susu kualitas rendah dengan rasa khas berupa rasa kolak pisang dan wedang bajigur untuk permen dan dodol susu. Adapun rasa geprek dan pecel untuk krupuk susu.

Pelatihan pembukuan keuangan secara manual dan bantuan dengan microsoft excel juga dilakukan. Selain itu ada pelatihan pengemasan produk yang menarik, serta pemasaran produk baik secara online maupun offline. Serta pendampingan perizinan PIRT dan uji expired agar produk SUKMIR (brand produk) bisa dipasarkan secara luas dan legal.

Rangkaian pendampingan, produksi, dan pemasaran tersebut dilakukan di rumah ketua PKK Desa Kemiri.

Kini, PKK Desa Kemiri mampu membuat produk secara mandiri usai pelaksanaan program P3. Selain itu, PKK Desa Kemiri juga mampu memasarkan produk dengan dititipkan ke sekolah-sekolah dan toko di wilayah Desa Kemiri.

Program P3 ini diharapkan terus berlanjut hingga produk SUKMIR, yaitu brand produk PKK Desa Kemiri yang dibuat oleh Krudoper Tim UM. Selanjutnya, PKK Desa Kemiri diharapkan untuk memiliki izin usaha secara mandiri dan mampu menciptakan destinasi wisata oleh-oleh khas Desa Kemiri. (*)

Jurnalis : Widya Amalia (MG-197)
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber : TIMES Malang

Komentar

Loading...
Registration