Kamis, 19 September 2019
Adv

Wali Kota Kediri Buka Seminar Orang Tua Cermat Anak Sehat

Wali Kota Kediri Buka Seminar Orang Tua Cermat Anak Sehat Seminar orang tua cermat anak sehat
Minggu, 28 Juli 2019 - 22:16

TIMESINDONESIA, KEDIRI – Pembukaan Seminar Orang Tua Cermat Anak Sehat dilakukan oleh Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar dan Ketua TP PKK Kota Kediri Ferry Silviana Abu Bakar di Insumo Kediri Convention Center (IKCC ) Kota Kediri, Minggu (28/7/2019). 

Seminar ini dengan narasumber dr. Arifianto, Sp.A praktisi kesehatan anak, dan juga penulis buku yang berjudul Orang Tua Cermat Anak Sehat, Pro Kontra Imunisasi dan Berteman dengan Deman. 

Seminar-Orang-Tua-2.jpg

Dalam sambutannya Mas Abu, Wali Kota Kediri menjelaskan semua orang tua pasti pengen anak-anaknya tumbuh dengan sehat dan tidak asal atau salah dalam menelan obat ketika sakit. Orang mencari pendidikan dan juga orang yang berobat adalah orang yang diapa-apakan nurut, sehingga perlu mencari kebenaran tentang informasi yang diberikan dokter untuk mengatasi sakit pada anak. 

“Kalau sakitnya tidak urgent, tidak perlu dibawa ke rumah sakit. Saya tidak ingin kalau mencari sehat diapa-apakan mau, harus tau dulu benar atau tidaknya informasi yang diterima, sehingga tahu apa yang harus dilakukan ketika anak sedang sakit karena anak-anak kecil ini rawan sakit,” ujar Mas abu.

Orang nomor satu di Kota Kediri ini juga berharap ke depannya untuk ibu-ibu bisa merawat anak dengan baik dan bijak agar anak-anak bisa tumbuh dan berkembang dengan baik dan sempurna sehingga nanti bisa menjadi anak yang sukses, sholeh dan sholehah. “Selain itu, saya titip pesan kepada para ibu-ibu PKK yang hadir di seminar ini terutama untuk pokja 4 PKK Kota Kediri, setelah mendapat ilmu dari seminar ini bisa mengedukasi ibu-ibu yang ada di posyandu-posyandu Kota Kediri,” kata Walikota Kediri.

Sementara itu Ketua TP PKK Kota Kediri yang akrab disapa Bunda Fey ini bercerita tentang banyak ilmu yang didapat dari buku karangan dr.Arifianto, Sp.A. Bahkan juga sudah diterapkan saat anak keduanya mengalami diare. 

“Anak kedua saya pernah terkena diare, di hari ke-5 diare belum berhenti. Kalau saya baca buku dr. Arifianto ini, diare pada balita itu disebabkan oleh rota virus tidak perlu antibiotik pengobatannya cukup dengan oralit, diberi suplemen zinc, dan yang paling penting menjaga anak tersebut tidak terkena dehidrasi. Maka dari itu anak saya saya beri oralit dan suplemen zinc saat sakit diare itu. Anak saya muntah terus dan buang air besar lebih dari 6 kali sehari, tapi aktivitas anak saya seperti biasa dan mau minum oralit. Saya besarkan hati saya walaupun di dalam hati saya panik, akhirnya suami mulai meneror saya, mertua mulai meneror saya karena anak sakit tidak dibawa ke dokter. Namun saya yakin, anak saya hanya terkena rota virus dan tidak ada tanda bahaya dalam fesesnya. Saat diperiksa oleh dokter, dokter juga sepakat dengan saya bahwa anak diare cukup diberikan oralit dan suplemen zinc dan menjaga agar tidak dehidrasi. Dan alhamdulillah anak saya di hari ke 12 sembuh dari diare tersebut,” ujar Ketua TP PKK Kota Kediri. 

Bunda Fey juga berpesan ketika anak sakit agar anak-anak mendapatkan treatment dan perawatan yang tepat, kalau memang tidak perlu anak-anak mendapatkan pengobatan dan dirawat di rumah sakit kenapa diinfus padahal sakitnya tidak emergency . Hal-hal itu yang saya pelajari dari buku dr.Arifianto ini.

Dalam seminar ini, dr. Arifianto atau yang akrab disapa dr. Apin ini memberikan edukasi bahwa orang tua adalah dokter pertama ketika anaknya sakit. Untuk itu, harus menjadi orang tua yang cermat agar anaknya tumbuh kembang dengan sehat.

Orang tua itu harus punya bekal bagaimana melakukan penanganan pertama ketika anaknya dalam kondisi sakit, begitu juga orang tua harus menentukan kapan anak harus dibawa ke dokter dan ini tidak bisa pakai perasaan saja. Artinya orang tua membawa anak ke dokter harus punya bekal ilmu terlebih dahulu dan tidak asal anak sakit dibawa ke dokter. Dan ketika anak sakit harus dibawa ke dokter, maka dokter harus mampu menjelaskan apa diagnosisnya, terapinya dan apakah harus dirawat dan sebaliknya.    

Setelah seminar Seminar Orang Tua Cermat Anak Sehat dibuka oleh Wali Kota Kediri, dilakukan penyerahan cinderamata berupa Tenun Ikat Bandar kepada narasumber yaitu dr. Arifianto, Sp.A dan penyerahan buku karangan dr. Arifianto, Sp.A kepada perwakilan Gabungan Organisasi Wanita Kota Kediri. Turut hadir dalam acara tersebut Asisten Perekonomian dan Pembangunan Enny Endarjati, Ketua Dharma Wanita Persatuan Nekki Budwi Sunu, dan Ibu-Ibu PKK Kota Kediri. (*)

Jurnalis : Canda Adisurya
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Rizal Dani
Sumber : TIMES Kediri

Komentar

Registration