Peristiwa - Nasional

Kepala BMKG Ajak Masyarakat Tidak Cemaskan Megathrust

Kepala BMKG Ajak Masyarakat Tidak Cemaskan Megathrust Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati (FOTO: Setkab)
Selasa, 23 Juli 2019 - 16:21

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Kepala Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisikan (BKMG) Dwikorita Karnawati mengakui adanya potensi terjadinya megathrust di Indonesia yang berdasarkan hasil kajian, riset, ada potensi untuk mengalami gempa dengan kekuatan lebih dari 7 bahkan sampai 8 lebih.

“Itu harus kita ketahui bukan untuk ketakutan karena itu namanya potensi. Potensi itu beda dengan prediksi, kalau prediksi itu kepastiannya lebih tinggi,” kata Dwikorita usai pembukaan Rakornas BMKG di Istana Negara, Jakarta, Selasa (23/7/2019).

Potensi itu, lanjut Kepala BMKG, ada kemungkinan. Tetapi ia mengingatkan, sampai saat ini ilmu pengetahuan belum bisa menjawab seberapa besarkah kemungkinannya kapan terjadinya.

Karena itu, dari pada ketakutan mengandai-andai kejadiannya kapan, ia menyarankan, selamaberada di Indonesia mestinya bersiap.

“Mau tinggal di Lombok, mau tinggal di Jogja, mau tinggal di Jakarta, mau tinggal di manapun di Indonesia itu kalau dengan gempa kita akan mengalami ya, entah kapan,” ujarnya.

Oleh karena itu, menurut Dwikorita, yang penting adalah mitigasi dan persiapan untuk menghadapi. Mitigasi, antisipasi, dan adaptasi. Selain itu, juga harus disiapkan jalur evakuasi.

Dwikorita melanjutkan, saat ini adalah era untuk persiapan, baik jalur evakuasi, tempat berkumpul, tempat berlindung, dan yang paling penting persiapan itu akan lebih ringan kalau tata ruangnya sejak awal sudah mengikuti zona yang aman dari bahaya.

“Jadi yang penting itu, bukan cemas kapan ya kalau nanti ada gempa, tsunami. Jadi lebih baik seperti itu, kita mengedukasi diri kita bersama-sama masyarakat, pemerintah daerah bekerja sama,” tuturnya.

Dwikoeita menegaskan, BMKG hadir di daerah juga dan salah satu tugasnya adalah bagian dari sistem edukasi, bagian dari sistem mitigasi, dan juga bagian dari sistem peringatan dini. (*)

Jurnalis : Ferry Agusta Satrio
Editor : Ferry Agusta Satrio
Publisher : Sofyan Saqi Futaki
Sumber : Setkab

Komentar

Loading...
Registration