Peristiwa - Daerah

Ini Karir Politik H Tohari, Politisi dengan Suara Terbanyak di Pileg DPRD Bondowoso 2019

Ini Karir Politik H Tohari, Politisi dengan Suara Terbanyak di Pileg DPRD Bondowoso 2019 H Tohari S.Ag DPRD Kabupaten Bondowoso periode 2019-2024 terpilih dengan perolehan suara terbanyak se-Kabupaten Bondowoso (FOTO: Moh Bahri/TIMES Indonesia)
Senin, 22 Juli 2019 - 22:16

TIMESINDONESIA, BONDOWOSO – Di kalangan masyarakat bawah, khususnya Daerah Pemilihan (Dapil) Bondowoso IV (Maesan, Tamanan, Grujugan dan Jambesari DS). Nama H Tohari S.Ag tidak asing lagi. Meski demikian, tak banyak orang tahu karir politik yang dirintis oleh pria yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPRD Bondowoso tersebut. 

Karir politiknya di legislatif cukup berjalan mulus. Bahkan saat Pileg DPRD Bondowoso pada Pemilu 2019 kemarin, politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu berhasil meraup suara terbanyak se-Kabupaten Bondowoso. Mengalahkan ratusan politisi lainnya dengan perolehan 11.282 suara. 

Karir politik Tohari dimulai sejak partai bentukan KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur (PKB) didirikan pada 23 Juli 1998. Saat itu pula dia dipercaya mengemban amanah menjadi Ketua Dewan Tandfiz DPAC PKB Kecamatan Maesan masa jabatan 1998-2004. 

Pada pemilu pertama keikutsertaan PKB tahun 1999. Pria kelahiran 25 Mei 1971 ini terpilih menjadi anggota DPRD Kabupaten Bondowoso periode 1999-2004 dari Dapil Bondowoso IV. 

Bahkan pada periode itu dia merupakan anggota DPRD Kabupaten Bondowoso termuda dengan usia 28 tahun. Politisi muda H Tohari saat itu juga merupakan Wakil Sekretaris Fraksi PKB di DPRD. 

Pada tahun 2004 hingga 2008, ayah dari tiga anak ini dipercaya menjadi salah satu pengurus DPC PKB Kabupaten Bondowoso dengan jabatan sebagai Wakil Ketua Tanfidz. 

Karirnya pun terus menanjak. Pada Musyawarah Cabang (Muscab) PKB tahun 2008, alumni IAI Nurul Jadid Paiton Probolinggo ini diberi amanah menjadi Sekretaris DPC PKB Kabupaten Bondowoso oleh Tim Formatur pada waktu itu. Dia mendampingi H. Ahmad Dhafir yang terpilih menjadi Ketua Dewan Tanfidz. 

Namun belum lama berjalan, kepengurusan DPC PKB Kabupaten Bondowoso periode 2008-2013, PKB ditinggal “hijrah” beberapa pengurusnya ke PKNU. Termasuk Ketua DPC PKB Kabupaten Bondowoso pada waktu itu, H. Ahmad Dhafir. 

Demi mengisi kekosongan kursi ketua, Tohari diangkat menjadi Plt. Ketua Dewan Tanfidz DPC PKB Kabupaten Bondowoso 2008-2009 oleh DPP (dewan pimpinan pusat) PKB. 

Pada Muscab tahun 2009, pria berusia 48 tahun ini terpilih sebagai Ketua Dewan Tanfidz DPC PKB Kabupaten Bondowoso untuk masa bakti 2009-2014. 

Namun pada tahun 2013-2016 Tohari kembali menjadi Sekretaris DPC PKB kabupaten Bondowoso untuk menghormati keputusan DPP PKB yang menunjuk kembali H. Ahmad Dhafir sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Bondowoso.

Selanjutnya, pada Muscab PKB 2016 di Pondok Pesantren Darul Falah. Untuk sekian kalinya Tohari kembali dipercaya sebagai sekretaris DPC PKB. 

Puncaknya, pada Tahun 2018 melalui Rapat Pleno DPC PKB Kabupaten Bondowoso, dia diberi amanah menjadi Ketua DPRD Kabupaten Bondowoso periode 2014-2019 menggantikan H. Ahmad Dhafir yang mencalonkan diri dalam Pilkada Bondowoso tahun 2018. Sampai saat ini jabatan itu dia pegang. 

Di DPRD Bondowoso, jejak pria pemilik slogan ‘Berbuat nyata bukan merangkai kata’ itu tak pernah absen selama lima periode. Mulai periode 1999-2004 hingga periode 2019-2024 ke depan. Artinya, selama 25 tahun dia dipercaya untuk menjadi wakil rakyat. 

Tak heran jika Tohari dipercaya selama itu oleh masyarakat untuk mewakili mereka di DPRD, karena di kalangan bawah dia dikenal sangat amanah. 

“Dia itu politisi santun, dan cocok untuk masyarakat kalangan bawah seperti kami. Pak haji (H Tohari, red) sangat merakyat,” kata H Nur Hasan, salah satu tokoh masyarakat di Desa Pakuniran Kecamatan Maesan.

Bahkan seingat H Nur Hasan, politisi PKB yang juga mantan ketua MWC NU Kecamatan Maesan masa khidmat 1993 -1998 dan 1998-2003 itu tak pernah terdengar macam-macam dengan amanah rakyat. 

“Menurut saya dia betul-betul berbuat nyata, dan sudah bisa dirasakan oleh masyarakat,” tuturnya pada TIMES Indonesia. 

Sehingga bukan hal mustahil ketika Pileg DPRD Kabupaten Bondowoso pada Pemilu 2019 kemarin, H Tohari berhasil memperoleh suara terbanyak se-Kabupaten Bondowoso, yakni sebanyak 11.282 suara. Hasil perolehan suara tersebut ditetapkan oleh KPU Bondowoso, Senin (22/7/2019). (*)

Jurnalis : Moh Bahri
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber : TIMES Bondowoso

Komentar

Loading...
Registration