Peristiwa - Daerah

Tiga Destinasi Wisata Kabupaten Malang Masuk Nominasi ISTA 2019

Tiga Destinasi Wisata Kabupaten Malang Masuk Nominasi ISTA 2019 Keindahan alam Eko wisata Boonpring Andeman di Desa Sanankerto yang masuk dalam nominasi ISTA 2019 (foto: Binar Gumilang / TIMES Indonesia)
Senin, 22 Juli 2019 - 21:02

TIMESINDONESIA, MALANG – Tiga destinasi wisata di Kabupaten Malang masuk dalam nominasi Indonesia Sustainable Tourism Award 2019 (ISTA 2019) yang digelar Kementerian Pariwisata Republik Indonesia RI (Kemenpar RI).

Tiga Destinasi Wisata itu yakni Desa Wisata Adat Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Desa Berbasis PKK Waturejo, Kecamatan Ngantang dan Desa Wisata Sanankerto, Kecamatan Turen.

"Tentunya kami mendukung penuh tiga desa wisata tersebut dalam mengikuti ajang bergengsi ISTA 2019," ujar Kepala Disparbud Kabupaten Malang, Made Arya Wedanthara kepada TIMES Indonesia, Senin (22/7/2019).

Dia menjelaskan, tiga destinasi wisata di Kabupaten Malang ini bersama empat destinasi wisata lainnya bersaing dalam ISTA 2019.

"Kabupaten Malang menempatkan nominasi paling banyak dari Jawa Timur. Tentunya hal ini patut diapresiasi," ungkapnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan maksud digelarnya ajang ISTA 2019 ini. ISTA 2019 diselenggarakan untuk ketiga kalinya pada tahun ini. Ajang tersebut terbuka untuk seluruh pengelola wisata.

"Baik itu pengelola kawasan, agen travel, penyedia jasa, yayasan, maupun masyarakat lokal yang mengelola wisata diperbolehkan untuk mengikuti ajang ini," bebernya.

Selain itu, kata dia, ajang ini juga dibuat untuk membangun dan meningkatkan kesadaran masyarakat serta para pelaku pariwisata tentang pembangunan pariwisata berkelanjutan.

"Pemenangnya akan diajukan pada ajang penghargaan serupa di tingkat ASEAN, yaitu ASEAN Sustainable Tourism Award (ASTA)," katanya.

Masih kata Made, pihaknya akan memberikan dukungan penuh bagi tiga destinasi wisata di Kabupaten Malang tersebut untuk mempersembahkan yang terbaik pada ISTA 2019. (*)

Jurnalis : Binar Gumilang
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber : TIMES Malang

Komentar

Loading...
Registration