Peristiwa - Daerah

PDI Perjuangan Tunggu Keputusan Pusat untuk Temtukan Ketua DPRD Kota Malang

PDI Perjuangan Tunggu Keputusan Pusat untuk Temtukan Ketua DPRD Kota Malang Dua belas anggota DPRD Kota Malang Periode 2019-2024 dari fraksi PDI Perjuangan. (Foto: Imadudin M/TIMES Indonesia)
Senin, 22 Juli 2019 - 14:58

TIMESINDONESIA, MALANG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Kota Malang, masih belum menentukan nama untuk mengisi Ketua DPRD Kota Malang. Pihak DPC PDI Perjuangan sampai saat ini masih menunggu keputusan dari pusat.

"Penentuannya tetap menunggu rekomendasi ketua umum dan sekjen partai untuk rekom ketua dewan," kata I Made Rian Diana Kartika, Ketua DPC PDIP kota Malang, Senin (22/7/2019).

Made menyampaikan sebelum rekomendasi turun, pihaknya akan mengusulkan untuk digelar tes kelayakan untuk posisi Ketua DPRD Kota Malang. Ia mengatakan PDI Perjuangan Kota Malang mendapat 12 kursi. Setiap orang yang mendapatkan kursi tersebut tentunya berpeluang untuk menjadi ketua Dewan Kota Malang Periode 2019-2024.

"Ketua dewan nantinya akan diusulkan setelah pelantikan. Hari pertama DPC mengusulkan 12 nama untuk mengikuti tes calon Ketua DPRD ke pusat," kata Made.

Made menyampaikan, tes nantinya akan terdiri dari tiga bagian yakni tes psikotes, tes tertulis, dan tes wawancara. Setelah mengikuti tes yang berlangsung, hasil akan langsung diumumkan oleh Dewan Pengurus Pusat (DPP) PDI Perjuangan.

Made menyebutkan pihaknya juga masih menunggu hasil kongres yang akan diadakan pada 8 sampai 10 Agustus 2019. Sebab, dalam setelah kongres nantinya akan ada pengurus DPP baru, terutama yang  menangani bidang calon pimpinan dan pengurus di DPRD.

”Kami masih menunggu hasil kongres, apakah nantinya setelah kongres sudah bisa diajukan ke 12 nama tersebut atau menunggu pelantikan," tambahnya.

Sebagai informasi, PDI Perjuangan menjadi peraih kursi terbanyak dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. PDI Perjuangan meraih 12 kursi dari 45 kursi DPRD Kota Malang Periode 2019-2024.(*)

Jurnalis : Imadudin Muhammad
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Sholihin Nur
Sumber : TIMES Malang

Komentar

Loading...
Registration