Peristiwa - Daerah

Pernikahan Unik! Kirab Silat Sambut Pasangan Pengantin Menuju Pelaminan

Pernikahan Unik! Kirab Silat Sambut Pasangan Pengantin Menuju Pelaminan Rafidh Rabbani (pengantin pria) sekaligus atlet pencak silat nasional ini sedang beraksi memamerkan kelihaian dalam prosesi cucuk lampah menuju pelaminan.
Minggu, 21 Juli 2019 - 23:30

TIMESINDONESIA, SURABAYA – Resepsi pernikahan unik terjadi di Surabaya. Pasangan Rafidh Rabbani dan Ayu Widya Wulandari mendapat sambutan kirab silat saat menuju pelaminan di Gedung Wanita Chandra Kirana, Surabaya, Minggu (21/7/2019). 

Momen pernikahan mereka menyajikan pesan yang berbeda kepada publik dengan cara melestarikan olah raga tradisional Indonesia tersebut. 

Pernikahan-Unik-2.jpg

Tiap prosesi mengandung berbagai makna penting sekaligus momen menarik, mengingat pengantin pria adalah pesilat nasional dengan segudang prestasi. 

Ia turut beraksi bersama 27 pesilat lainnya dalam tampilan yang diiringi gamelan full mulai prosesi cucuk lampah, jurus kipas dan tapel kuda. Sekilas, peristiwa ini layaknya pedang pora ala militer atau pantun di pernikahan adat Betawi.

Banyak tamu undangan mengabadikan pernikahan adat Jawa tersebut. Kirab silat merupakan ide dari pasangan pengantin yang ingin membuat acara berbeda, terlebih misi sang pengantin pria untuk membawa pencak silat agar lebih dikenal secara luas.

Dengan cara ini mereka berharap apa yang dilakukan bisa menjaga melestarikan keberadaannya di tengah-tengah masyarakat. 

Dalam balutan busana pengantin bernuansa modern berwarna blue royal yang mewah, kirab silat menjadi cucuk lampah sebagai pembuka tahapan baru dalam hidup yang berbeda dari biasanya usai melepas 25 balon pink dan putih serta melepas sepasang merpati.

Pasangan pengantin disambut gerakan silat dari anggota Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Surabaya. Gerakan yang diperagakan meliputi gerakan ganda, beregu kipas, tunggal, dan berpasangan.

Jurus ganda mengandung filosofi bahwa pengantin harus paham bagaimana menempuh kehidupan yang baru. Kipas melambangkan pernikahan sebagai keindahan, kebersamaan, cinta dan kasih sayang. 

Jurus silat tunggal yang ditampilkan Rafidh bermakna sebagai calon pemimpin ia mampu membina dan memimpin keluarganya. Akan tetapi ketika menjadi pemimpin pasti tidak lepas dari ujian, oleh karena itu ada penampilan silat ganda tangan kosong dan bersenjata yaitu bermakna ujian ringan dan berat. 

Salah satu jurus silat andalan yang ditampilkan putra pasangan Christine Wu dan Drh Wuryanano pada khalayak tersebut mengadopsi prosesi tarung pada jaman dahulu. Jika memiliki niat baik untuk meminang gadis ia harus menunjukkan kemampuan ilmu silat melawan calon mertua.

Sosok Rafidh menyelesaikan semua ujian itu tanpa jalan kekerasan, tapi dengan kasih sayang dan kesabaran.

Pernikahan-Unik-3.jpg

“Dari semua prosesi yang ia lewati, Rafidh ingin membangun terciptanya keluarga sakinah mawaddah wa rahmah,” terang Achmad Jamaluddin, pengurus IPSI Kota Surabaya.

Menurut pihak keluarga, persiapan pernikahan hanya membutuhkan waktu sekitar 1-2 bulan saja. Semua yang terlibat dalam kirab ini merupakan atlet dari Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida).

Pernikahan kirab silat tersebut membuka wawasan dari berbagai pihak bahwa pernikahan merupakan sesuatu yang sakral dengan prosesi masing-masing.

“Rafidh memang atlet pencak silat sejak SMP dengan banyak penghargaan yang diraih karena ia juga banyak mengikuti kompetisi,” terang Sandra dan Asti, keluarga pengantin pria.

Menurut ketua panitia pernikahan, Riyadh Ramadhan, momen ini terasa unik karena baru kali ini digelar oleh para pesilat untuk kepentingan pernikahan. Sebelumnya biasa dikemas untuk penyambutan tamu negara dengan kurang lebih urut-urutan aksi yang sama. Edisi-Senin-22-Juli-2019-E.jpgNamun bedanya mereka yang disambut tidak ikut terlibat dalam aksi namun para tamu agung tinggal menyaksikan di tengah-tengah aksi dan di akhir aksi akan dikalungi bunga selamat datang. 

Ketika diminta untuk mengemas Kirab Silat oleh pengantin, khususnya orang tua Rafidh yaitu pasangan motivator nasional Wuryanano-Christine Wu, Riyadh yang merupakan kakak kandung Rafidh sangat antusias. Ia langsung meminta Jamaluddin membuat koreografi yang sesuai untuk pernikahan adiknya itu. 

“Apalagi mengingat Rafidh adalah pesilat dengan prestasi nasional maka acara pernikahannya ini sangat tepat untuk diangkat keunikannya agar silat yang telah memukau dunia olah raga dan perfilman dunia makin mendapat tempat di masyarakat. Masak kita sendiri tidak bangga menampilkannya,” tegas Riyadh yang mengorganisir pesta pernikahan unik kirab silat tersebut. (*)

Jurnalis : Lely Yuana
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Rizal Dani
Sumber : TIMES Surabaya

Komentar

Loading...
Registration