Kamis, 19 September 2019
Ketahanan Informasi Ketahanan Informasi Desa

Keuntungan Mbah Sutari selama TMMD Kodim Tegal

Keuntungan Mbah Sutari selama TMMD Kodim Tegal Sutari (68) petani asal Desa Jatimulya, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, dapat berkah hadirnya TMMD Reguler Tegal. (FOTO: AJP/TIMES Indonesia)
Minggu, 21 Juli 2019 - 10:17

TIMESINDONESIA, TEGAL – Salah satu penduduk Desa Jatimulya, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, yang merasakan berkah langsung dari hadirnya pembangunan akses jalan pertanian melalui TMMD Kodim Tegal adalah Sutari (68).

Nenek asal Dukuh Sigerung RT/RW. 01 ini adalah petani yang tanah garapannya tepat dilintasi jalan makadam sepanjang 1,6 kilometer lebar 3 meter. Berkah dimaksud adalah, selain dirinya terfasilitasi jalan yang bagus untuk pengangkutan hasil panen nantinya, panen singkongnya kali ini tak sampai ke pasar. Sebab Jaunah (44) jaket ungu dan Iong (45), tetangga Sutari, memborong tumpukan singkong seberat kurang lebih 3 kilogram dengan harga Rp. 5.000 rupiah/kilogramnya.

Sutari-68-petani-asal-Desa-Jatimulya-TMMD-Kodim-2.jpg

Foto diabadikan langsung oleh Serma Aan Setyawan di lokasi makadam, bahkan dirinya melihat langsung saat Iong memberikan sebesar dua puluh ribu rupiah kepada sang nenek tanpa meminta sisanya.

Dikatakan Iong, dirinya memborong panen Mbah Sutari sebagai cemilan yang akan dihantarkan ke lokasi TMMD ini besok siang. "Karena banyak yang meminta singkong goreng,” ungkapnya.

Sutari-68-petani-asal-Desa-Jatimulya-TMMD-Kodim-3.jpg

Sekadar diketahui, rutinitas yang dilakukan oleh Iong dan Jaunah, merupakan salah satu bukti nyata semangat para petani desa yang akan segera mendapatkan jalan yang layak saat diresmikan 9 Agustus mendatang pada penutupan TMMD Kodim Tegal sehingga dengan ikhlas mengantarkan baik makanan dan minuman. Untuk menu yang baru diantarkannya meliputi es teh manis, bakwan, pisang goreng dan buah-buahan berupa pisang mas serta semangka. (*)

Jurnalis : Aan Setyawan (CR-146)
Editor : AJP-5 Editor Team
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

Komentar

Registration