Peristiwa - Nasional

Dengan Menggenakan Ihram, JCH Indonesia Mulai Tiba di Bandara King Abdul Aziz

Dengan Menggenakan Ihram, JCH Indonesia Mulai Tiba di Bandara King Abdul Aziz Rombongan JCH Indonesia yang langsung mengenakan ihram disambut Wakil Dubes, Dicky Yunus di Bandara King Abdul Aziz. (FOTO: Kemenag)
Sabtu, 20 Juli 2019 - 17:01

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Rombongan pertama JCH Indonesia kloter 18 dari embarkasi Makassar (UPG-18) yang sudah mengenakan ihram tiba di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, Sabtu (20/7/2019) pagi tadi.

Rombongan yang berjumlah 455 JCH Indonesia yang sudah mengenakan ihram itu langsung disambut oleh Wakil Duta Besar (Wadubes), Dicky Yunus, Konsulat Jenderal Jeddah, Mohamad Hery Sarip udin serta Kepala Daerah Kerja Bandara Jeddah - Madinah, Arsyad Hidayat. Saat ini suhu udara di Arab Saudi berkisar antara 40 sampai 50 derajat Celcius.

Wakil Dubes setelah mengucapkan selamat kepada JCH Indonesia itu juga meminta kepada JCH Indonesia memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya serta menjaga menjaga kesehatan.

"Masih ada 39 hari ke depan yang harus dijalani untuk menunaikan rangkaian ibadah haji ini. Jadi saya pesan jangan lupa makan dan minum sesuai jadwal yang telah ditentukan," katanya.

Selain menjaga kesehatan, JCH Indonesia juga diminta menjaga hati, bila terjadi suatu kondisi atau hal yang tidak diinginkan, diminta lapang dada. "Jadi ibadah haji ini diikuti jutaan jemaah dari seluruh dunia yang melakukan ritual yang sama. Mulai dari tawaf, sai, wukuf di Arafah. Pada saat itu mungkin akan bersinggungan dengan jemaah lain. Kalau kesenggol keinjek direlakan diikhlaskan," ujarnya.

Kepada para JCH  Indonesia kloter 18 dari embarkasi Makassar (UPG-18) yang sudah mengenakan ihram dan tiba di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, Sabtu (20/7/2019) itu, Dicky Yunus juga berpesan bisa menjaga nama baik bangsa dan negara. Karena sejak dulu, JCH Indonesia dikenal tertib, cinta damai, tak emosional oleh seluruh JCH di seluruh dunia.  "Insya Allah jika dilakukan maka sampai hari 40 akan jadi haji mabrur," katanya.(*)

Jurnalis : Widodo Irianto
Editor : Widodo Irianto
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

Komentar

Loading...
Registration