Peristiwa - Daerah

Ekskavasi Tahap Tiga Candi Patakan Lamongan, Galian Sekitar Bangunan Utama Diperluas

Ekskavasi Tahap Tiga Candi Patakan Lamongan, Galian Sekitar Bangunan Utama Diperluas Tambahan galian di sekitar bangunan utama Candi Patakan ini mengikuti pola grid bangunan utama, (FOTO: Istimewa)
Sabtu, 20 Juli 2019 - 14:43

TIMESINDONESIA, LAMONGAN – Proses ekskavasi tahap ketiga situs Candi Patakan yang terletak di Dusun Montor, Desa Patakan, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur telah memasuki tahap perluasan galian yang ada di sekitar bangunan candi utama.

Supriyo, pemerhati budaya Lamongan yang turut serta dalam proses ekskavasi tahap ketiga ini mengatakan, perluasan galian di sekitar bangunan utama ini mengikuti pola grid bangunan utama, yaitu 2x2 meter dari grid atau bangunan yang sudah terbuka.

candi-patakan-b.jpg

Tambahan grid itu, lanjut Supriyo, 2x2 meter di sisi timur dan 2x2 meter di sisi utara. Selain itu, terang Priyo, 2x2 meter lagi di 2 titik lokasi bagian barat dan 2 titik bagian timur.

"Perluasan grid selebar 2x2 meter ini tidak di semua titik. Hanya beberapa saja yang terindikasi ada sisa struktur bangunan," kata Supriyo, Sabtu (20/7/2019).

candi-patakan-c.jpg

Sementara itu, arkeolog BPCB Trowulan Jatim, Wicaksono Dwi Nugroho mengatakan, dari ekskavasi lanjutan ini diketahui luas bangunan utama berbentuk persegi dengan panjang 18,88 meter dan lebar 13,55 meter. Dengan bentuk persegi, diduga bangunan ini adalah tempat ibadah berupa wihara yang dibangun pada masa muda Airlangga sekitar abad 10 atau 11.

"Dari temuan di lapangan dan struktur bangunan, dimungkinkan ini adalah bangunan tempat ibadah yang rusak karena gempa. Kerusakan akibat gempa ini terlihat runtuhannya bangunan," kata Wicaksono.

candi-patakan-d.jpg

Proses ekskavasi situs Candi Patakan ini ternyata mampu menyedot perhatian pelajar dan masyarakat umum untuk datang ke lokasi candi.

Seperti yang dilakukan oleh guru dan pelajar dari MI Muhammadiyah Patakan. Mereka sengaja datang ke situs Candi Patakan untuk mengetahui dan belajar tentang sejarah serta proses ekskavasi yang sedang berlangsung. "Kami ingin tahu peninggalan masa lalu yang ternyata juga ada di Lamongan, terutama di desa kami," ujar salah satu pelajar MI Muhammadiyah Patakan. (*)

Jurnalis : MFA Rohmatillah
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok
Sumber : TIMES Lamongan

Komentar

Loading...
Registration