Peristiwa - Daerah

H Abdillah Rafsanjani Resmi Daftar Bakal Calon Bupati Banyuwangi Lewat PKB

H Abdillah Rafsanjani Resmi Daftar Bakal Calon Bupati Banyuwangi Lewat PKB H Abdillah Rafsanjani (berbaju batik dan berkopiah) ditemani para pengusaha dan pasukan Forsuba saat mendaftar Bacabup dikantor DPC PKB Banyuwangi. (FOTO: Syamsul Arifin/TIMES Indonesia)
Jum'at, 19 Juli 2019 - 22:13

TIMESINDONESIA, BANYUWANGIH Abdillah Rafsanjani, resmi mendaftar sebagai Bakal Calon Bupati (Bacabup) Banyuwangi, Jumat (19/7/2019). Mantan Panglima Pasukan Berani Mati era Gus Dur ini maju lewat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Bumi Blambangan.

Penyerahan berkas pendaftaran tersebut sekaligus mengukuhkan Abdillah, sapaan akrab H Abdillah Rafsanjani, menjadi Bacabup Banyuwangi pertama. Baik di PKB Banyuwangi maupun di ujung timur pulau Jawa.

Dengan dikawal sejumlah pengusaha dan pasukan Forum Suara Blambangan (Forsuba), berkas Abdillah diterima langsung oleh Ketua tim pendaftaran Bacabup DPC PKB Banyuwangi, Hj Siti Mafrucatin Nikmah, S Pd, MM. 

Joni-Subagio.jpgH M Joni Subagio SH MH, Ketua DPC PKB Banyuwangi. (FOTO: Syamsul Arifin/TIMES Indonesia)

Selanjutnya dia ditemui Ketua DPC PKB Banyuwangi, H M Joni Subagio SH MH serta Ketua Dewan Syuro, KH Abdul Ghofar Lazim dan diajak ke aula untuk tasyakuran Hari Lahir (Harlah) PKB ke-21. Sekaligus launching Pembukaan Pendaftaran Cabup dan Cawabup Banyuwangi 2020-2025.

Maklum, bagi kader dan pengurus partai besutan Muhaimin Iskandar, sosok Abdillah bukanlah orang luar. Selain sudah malang melintang di Nahdlatul Ulama (NU), pria asal Desa Parijatah Kulon, Kecamatan Srono, tersebut juga pengurus DPC PKB Banyuwangi.

"Kita terima berkas pendaftaran pak H Abdillah Rafsanjani, kami baru saja launching, beliau pendaftar pertama," kata Ketua tim pendaftaran Bacabup DPC PKB Banyuwangi, Hj Siti Mafrucatin Nikmah, S Pd, MM.

Ketua DPC PKB Banyuwangi, H M Joni Subagio SH MH, menyambut baik masuknya nama Abdillah sebagai kandidat pertama Bacabup. Menurutnya, dalam menyongsong dan mensukseskan pesta demokrasi Pemilihan Bupati (Pilbup) Banyuwangi tahun 2020, PKB membuka pintu seluas-luasnya pada siapa pun yang ingin mendaftar.

"Yang perlu diketahui, pendaftaran Bacabup di DPC PKB Banyuwangi, gratis, tidak dipungut biaya sepeser pun," katanya.

Heru-Pratista.jpgPerwakilan Heru Pratista saat mendaftar Bacabup dikantor DPC PKB Banyuwangi. (FOTO: Syamsul Arifin/TIMES Indonesia)

Joni menambahkan, berbagai kemudahan dalam proses pendaftaran Bacabup Banyuwangi, sengaja dilakukan sebagai bentuk dukungan PKB terhadap percepatan pembangunan daerah. Sekaligus memberi kesempatan bagi seluruh masyarakat khususnya kader NU dan PKB dikancah politik.

Sementara itu, H Abdillah Rafsanjani, mengaku punya alasan kuat untuk maju  menjadi Bacabup Banyuwangi 2020. Dia merasa terpanggil lantaran banyak melihat ketimpangan hukum di kalangan wong cilik.

"Karena itu saya mengusung jargon 'Belo Rakyat Noto Banyuwangi'," tegas Abdillah.

Selain itu, secara spiritual dia juga mengaku telah mendapat titah dari para leluhur Bumi Blambangan. "Bahkan jika saya tidak mau nyalon Bupati, leluhur bilang, saya akan 'Kesandung bumi roto dan kejadug ning awang-awang' (Tersandung di bumi datar atau rata dan kepala kepentok di awang-awang)," cetusnya.

Usai menerima pendaftaran H Abdillah Rafsanjani, tim pendaftaran Bakal Calon Bupati DPC PKB Banyuwangi, menerima kedatangan perwakilan Heru Pratista. Tokoh kontraktor asal Desa Kalirejo, Kecamatan Kabat, tersebut menjadi Bakal Calon Bupati kedua dari DPC PKB Bumi Blambangan. (*)

Jurnalis : Syamsul Arifin
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Sofyan Saqi Futaki
Sumber : TIMES Banyuwangi

Komentar

Loading...
Registration