Peristiwa - Daerah

Polres Bontang Amankan Pelaku Pencurian di Sejumlah Lokasi di Kota Bontang

Polres Bontang Amankan Pelaku Pencurian di Sejumlah Lokasi di Kota Bontang Kapolres Bontang, AKBP Siswanto Mukti bersama jajarannya melakukan konfrensi pers dihadapan media terkait pencurian dan perampokan beberapa waktu lalu, Jumat 19/7/2019 (FOTO: Kusnadi/TIMES Indonesia)
Jum'at, 19 Juli 2019 - 22:06

TIMESINDONESIA, BONTANGPolres Bontang berhasil mengamankan pelaku pencurian dan perampokan di sejumlah lokasi di Kota Bontang.

Salah satunya adalah tersangka ES (37) yang ditangkap pada Rabu (16/7/2019) lalu di pelataran parkir karaoke Happy Puppy Jalan Ahmad Yani Kelurahan Api-Api Bontang Utara Kota Bontang.

Berbekal informasi yang diperoleh, pihak Satreskrim Polres Kota Bontang telah melakukan penelusuran dan penyisiran sekitar dua pekan untuk berhasil meringkus tersangka ES. Saat ditangkap, ES langsung di gelandang ke Mapolres Bontang. 

Kapolres Bontang, AKBP Siswanto Mukti menjelaskan, tersangka ES berprofesi sebagai tukang bangunan. Dalam melakukan aksinya, dia mengetahui betul teknik membuka rumah atau ruko yang menjadi sasarannya.

"Bangunannya, dia yang membangun, jadi dia hapal bagaimana membongkar, bagaimana merapikan," ujarnya saat konfrensi pers di lobi Kantor Polres Bontang, Jalan Bhayangkara Kota Bontang, Jumat (19/7/2019) siang.

Kapolres juga memperlihatkan barang bukti hasil hasil pencirian dan perampokan tersangka ES. "Jangan coba-coba melakukan kriminal di Bontang, karena kami telah siap dan terukur," tegasnya.

Dalam konfrensi pers tersebut dihadirkan juga pelaku perampokan di Perumahan BTN PKT yang telah menyerahkan diri berkat upaya persuasif kepolisian kepada keluarga dalam usahanya menangkap pelaku yang TE alias E (32).

Adapun barang bukti hasil kejahatan oleh pelaku pencurian dan perampokan tersebut diantaranya samurai, kayu dan sepatu.

Sementara barang bukti hasil curian di setiap lokasi yang berbeda juga ditunjukkan juga oleh Polres Bontang. Diantaranya hasil pencurian di Halim Cell berupa hand phone dan jam tangan yang masih terbungkus. Begitupula barang bukti pencurian di dua kantor Notaris berupa dompet, uang real dan tempat perhiasan. Sementara hasil pencurian di Apotik Karunia, adalah obat obatan dan obat kecantikan. (*)

Jurnalis : Kusnadi
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

Komentar

Loading...
Registration