Peristiwa - Nasional

Menpora Resmikan Tribun Lapangan Nahdlatoel Oelama

Menpora Resmikan Tribun Lapangan Nahdlatoel Oelama Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, secara simbolis meresmikan tribun lapangan sepak bola NU, di Lapangan Nahdlatoel Oelama, Desa Wonokerto Kecamatan Bancak, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. (FOTO: Humas Kemenpora for TIMES Indonesia)
Jum'at, 19 Juli 2019 - 17:16

TIMESINDONESIA, SEMARANG – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi meresmikan tribun dan lapangan sepak bola Nahdlatul Ulama (NU) di Lapangan Nahdlatoel Oelama, Desa Wonokerto Kecamatan Bancak, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Kamis (18/7/2019). Peresmian ditandai dengan tanda tangan prasasti oleh Menpora.

Imam minta masyarakat Desa Wonokerto untuk menggunakan sarana olahraga ini sebaik mungkin. "Manfaatkan lapangan ini sebagai sarana olahraga sebaik mungkin. Kepada ibu dan bapak, setelah salat subuh, jangan langsung tidur, tapi datang ke lapangan ini untuk olahraga," ucap Menpora. 

"Lapangan ini merupakan usaha membudayakan olahraga masyarakat di desa-desa, agar pemuda di desa peduli terhadap olahraga. Akan lebih baik lagi jika bakat-bakat baru tumbuh dari lapangan ini. Saya berharap lahir bibit-bibit atlet olahraga profesional dari lapangan ini, " tambah Menpora 

“Ini milik kita bersama dan harus kita jaga bersama. Rasa memiliki harus kita tanamkan, sebab itu yang akan membuat kita menjaga dan merawatnya,” jelasnya.

Pada saat yang sama, Imam juga meluncurkan kejuaraan sepak bola Piala Menpora untuk kelompok usia pelajar dan senior. 

Wakil Bupati Kabupaten Semarang, Ngesti Nugraha mengucapkan terima kasih kepada Menpora yang sudah membangun lapangan sepak bola di Desa Wonokerto.

"Lapangan ini akan dimanfaatkan oleh masyarakat untuk olahraga. Saya juga berharap untuk bersama-sama menjaga dan merawat lapangan dengan baik," ujarnya.

Selain Menpora, hadir dalam acara ini, Plt Deputi Bidang Peningkatan Kemenpora, Prestasi Yuni Poerwanti, dan Sekretaris Deputi Peningkatan Prestasi Kemenpora, Marheni Dyah Kusumawati.(*)

Jurnalis : Mahmud Alexnder (MG-191)
Editor : Ferry Agusta Satrio
Publisher : Sholihin Nur

Komentar

Loading...
Registration