Peristiwa - Daerah

Mahasiswa Ibrahimy Genteng Dikejutkan dengan Kinerja TMMD 105 Banyuwangi

Mahasiswa Ibrahimy Genteng Dikejutkan dengan Kinerja TMMD 105 Banyuwangi Mahasiswa Ibrahimy Genteng di lokasi TMMD 105 Desa Setail Genteng, Banyuwangi. (Foto: Agung Sedana/ TIMES Indonesia)
Jum'at, 19 Juli 2019 - 11:47

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Mahasiswa Universitas Ibrahimy Genteng, dikejutkan dengan kinerja anggota TMMD 105 Banyuwangi saat sedang mengerjakan program pembuatan jalan. Dengan tatapan heran, mereka melihat tentara Indonesia tersebut melakukan pekerjaan kasar tanpa rasa ragu dan malu, Jumat (19/7/2019).

"Muda dan gagah, berpangkat dan berwibawa. Namun begitu merakyat dan menyatu dengan lingkungan. Luar biasa mengagumkan," kata M Mansyur, mahasiswa semester 3 jurusan PGMI.

Moh Mansyur mengatakan, hal yang paling kita kagumi adalah hati mereka, entah terbuat dari apa, begitu ramah dan lembut. Meskipun dari luar nampak keras dan kokoh. Dengan tenaga yang luar biasa, mereka mencangkul, mengangkat batu, hingga menghancurkan begitu banyak bebatuan besar.

TMMD-105-Banyuwangi-2.jpg

"Wah, pantas saja jika project jalan penghubung ini menjadi penantian terbesar masyarakat disini. Keberadaan jalan ini sangat penting bagi keberlangsungan ekonomi warga setempat. Dan di balik pembangunan ini, ada TNI sebagai jembatan ekonomi kedua Desa ini. Salut, benar-benar salut," katanya.

"Ini jalan panjang lo?" sahut Umi Faiqotur Riskiyani rekan M Mansyur. "Satu kilometer lebih, ditambah memiliki lebar enam meter, dan harus selesai dalam waktu sebulan. Belum ditambah pekerjaan lain, seperti renovasi RTLH, pembuatan MCK, pos kamling dan perbaikan tempat ibadah."

"Ini fantastis. Saya rasa, ancungan dua jempol saja tidak cukup untuk diberikan. Kalau seperti ini, jempol rakyat harus diacungkan. Benar-benar superhero TNI ini. Batuan besar dipecah sendiri, diangkat sendiri. Dengan warga juga ramah, setiap individunya juga baik. TMMD 105 Banyuwangi sangat bermanfaat bagi kita semua," katanya.(*)

Jurnalis : Agung Sedana
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Sholihin Nur
Sumber : TIMES Banyuwangi

Komentar

Loading...
Registration