Peristiwa - Nasional

DPP PGK: Setop Provokasi Pasca Pertemuan Jokowi-Prabowo

DPP PGK: Setop Provokasi Pasca Pertemuan Jokowi-Prabowo Presiden terpilih Jokowi bertemu Prabowo di stasiun MRT, Sabtu (13/7/2019). (Foto: Setkab)
Kamis, 18 Juli 2019 - 21:52

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Dewan Pimpinan Pusat Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (DPP PGK) minta semua pihak menyambut positif pertemuan Jokowi-Prabowo.

Wakil Ketua Umum DPP PGK, Muhlis Ali mengatakan tidak perlu lagi ada yang memprovokasi Jokowi-Prabowo. Sebab, kata dia, rakyat sudah mulai merasa tenang dan nyaman pasca pertemuan Jokowi-Prabowo tersebut.

"Saya minta hentikan itu provokasi. Jangan lagi ada demo-demo karena masyarakat kita sudah mulai nyaman dan tenang," ujar Muhlis, Kamis (18/7/2019).

Menurut Muhlis, jika provokasi terus digalakkan maka hal itu akan sangat merugikan Indonesia. Perbedaan pandangan dan pilihan politik masyarakat selama tahapan Pilpres 2019, merupakan sesuatu yang wajar di negara demokrasi Indonesia.

"Tugas kita sekarang bagaimana menyatukan kembali masyarakat kita setelah pak Jokowi dan pak Prabowo bertemu. Karena pertemuan pak Jokowi dan pak Prabowo itu untuk kepentingan bangsa," kata Muhlis.

Lebih lanjut, Muhlis menambahkan gerakan provokasi akan berdampak cukup luas. Tidak hanya soal politik, pembangunan ekonomi Indonesia yang sedang digalakkan pemerintah juga dipastikan akan terganggu.

"Karena bagimanapun situasi nasional akan menentukan masa depan Indonesia," tutur Muhlis yang juga Ketua Umum Himpunan Generasi Muda Madura (HIGEMURA).

Muhlis kemudian berharap para investor, baik lokal dan asing, tidak takut berinvestasi di Indonesia. Muhlis meyakini TNI-Polri akan memberikan jaminan keamanan. "Kalau sudah ada jaminan keamanan saya yakin banyak investor yang datang," demikian Wakil Ketua Umum DPP PGK. (*)

Jurnalis :
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

Komentar

Loading...
Registration