Peristiwa - Daerah

JCH Indonesia Embarkasi Lombok akan Menempati Sektor 6 Azizah di Masjidil Haram

JCH Indonesia Embarkasi Lombok akan Menempati Sektor 6 Azizah di Masjidil Haram H. M. Ali Fikri Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. NTB. (Foto: Istimewa)
Kamis, 18 Juli 2019 - 19:50

TIMESINDONESIA, MATARAM – Jemaah Calon Haji Indonesia (JCH Indonesia) Embarkasi Lombok (LOP) Provinsi NTB akan menempati sektor khusus, yakni di sektor 6 wilayah Aziziah.

Jemaah yang terbagi ke dalam 11 kloter tersebut akan menempati Hotel Al Lualuah di sektor 6 wilayah Aziziah yang berjarak 2.620 - 4.398 meter dari Masjidil Haram.

Ketua Sektor 6 Wilayah Aziziah Daker Makkah, H.M. Ali Fikri, S.Ag, MM menyatakan, pemondokan di Hotel Al Lualuah Sektor 6 Wilayah Aziziah hanya untuk JCH Indonesia LOP saja.

“Kita semua di Hotel Al Lualuah. Ada 11 kloter. Itu sektor khusus LOP sekaligus kantor kami," ungkap Ali Fikri di Mataram, Kamis (18/07/19).

Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTB ini menambahkan, pada musim haji 1440 H/2019 M ini, pemondokan jemaah calon haji dengan sistem zonasi.

Sistem ini menempatkan embarkasi di satu wilayah sehingga mempermudah koordinasi dan memudahkan jemaah apabila tersesat/terpisah dari rombongan saat melaksanakan kegiatan ibadah di Masjidil Haram.

Daerah Kerja (Daker) Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi terdiri dari tiga Daker, yakni Daker Makkah, Daker Madinah, dan Daker Bandara. Daerah Kerja Makkah terdapat 12 sektor yang tersebar di tujuh wilayah, yaitu: Syisyah, Raudhah, Mahbas Jin, Aziziah, Rei Bakhsy, Misfalah, dan Jarwal.

Dari ke-12 sektor, wilayah Rei Bakhsy merupakan wilayah terdekat dari Masjidil Haram dengan jarak 708 – 1.911 meter. Selanjutnya, Jarwal: 963 – 2010 meter; Misfalah: 1.390 – 2.970 meter.

Sementara wilayah Mahbas Jin: 1.690 – 2.970 meter; Raudhah: 1.865 – 3.532 meter; Syisyah: 2.474 – 4.350 meter; dan wilayah terjauh dari Masjidil Haram adalah Aziziah dengan jarak 2.620 – 4.398 meter.(*)

Jurnalis : Pauzan Basri (MG-94)
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok
Sumber : TIMES Mataram

Komentar

Loading...
Registration