Gaya Hidup

Ngantuk Setelah Berenang? Ini Alasannya

Ngantuk Setelah Berenang? Ini Alasannya Ilustrasi berenang.
Rabu, 17 Juli 2019 - 06:17

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Anda merasa ngantuk setelah berenang? Sebenarnya hal ini bukannya tanpa alasan. Ada beberapa alasan yang menyebabkan mengapa tubuh cepat lelah dan ngantuk setelah berenang, mulai dari gerakan tubuh hingga suhu air

Berikut ini adalah penyebab-penyebab munculnya rasa ngantuk setelah berenang, dilansir dari Hello Sehat.

1. Berenang menggunakan otot-otot utama

Sedikit berbeda dengan jenis olahraga lainnya, gerakan-gerakan dalam olahraga renang menuntut Anda untuk menggunakan otot-otot utama pada tubuh.

Gaya berenang seperti gaya dada, gaya punggung, gaya kupu-kupu, hingga gaya bebas, menggunakan otot perut, bisep, trisep, pantat, paha, dan tungkai kaki. Selain otot-otot tersebut, gerakan berenang melibatkan pula otot deltoideus (bahu), pectoralis (dada), dan punggung.

Hampir semua bagian otot tubuh Anda bekerja keras ketika berenang. Maka itu, energi yang Anda keluarkan mungkin lebih besar hingga akhirnya Anda merasa lelah dan mengantuk.

2. Otot bekerja lebih keras

Berenang termasuk ke dalam kelompok olahraga aerobik. Olahraga ini membutuhkan energi yang cukup besar karena otot harus bergerak intens selama beberapa waktu.

Selain itu, berbeda dengan olahraga aerobik lainnya, berenang juga mengharuskan otot bekerja lebih keras karena melawan gaya apung pada air.

3. Kondisi air di kolam renang

Temperatur air kolam ternyata dapat memengaruhi rasa kantuk setelah berenang. Air dingin dapat mengakibatkan otot tegang karena kurangnya suplai aliran darah, sehingga tubuh harus bekerja lebih keras untuk kembali menaikkan suhu.

Sementara itu, air hangat pun juga dapat meningkatkan suhu badan, yang bisa berakibat pada rasa lelah dan ngantuk setelah berenang. Selain temperatur air, kandungan kaporit yang terdapat di kolam renang juga dapat memengaruhi fungsi paru-paru, sehingga pernapasan Anda akan bermasalah dan tubuh terasa letih. (*)

Jurnalis :
Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Rizal Dani

Komentar

Loading...
Registration