Peristiwa - Nasional

Laode: KPK RI akan Lebih Fokus Tangani Kasus Korupsi

Laode: KPK RI akan Lebih Fokus Tangani Kasus Korupsi Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK RI), Laode M. Syarif, dalam dialog kanal KPK di gedung KPK, Jakarta, Selasa (16/17/2019). (FOTO: Edy Junaedi ds/TIMES Indonesia)
Selasa, 16 Juli 2019 - 19:55

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK RI), Laode M. Syarif mengatakan  KPK RI harus bekerja sesuai fokus tugasnya sebagai lembaga negara yang menangani tindak pidana korupsi.

Laode menilai, KPK RI sudah mulai banyak menangani kasus hukum yang bukan fokus tugasnya, yang seharusnya bisa dilakukan oleh lembaga penegak hukum lainnya.

"Sebenarnya jangan semua ditumpahkan KPK semua persoalan hukum, dalam membuktikan korupsi saja sudah sulit banget. Jadi persoalan hukum jangan dilimpahkan ke KPK semua. Sudah seharusnya pihak kepolisian TNI maupun BIN segera mengambil alih tugas tersebut, agar KPK lebih fokus pada penegakan kasus korupsi saja," ujar Laode, dalam dialog kanal KPK dengan tema "Evaluasi Gerakan Nasional Penyelamatan Sumber Daya Alam" di gedung KPK RI, Jakarta Selatan, Selasa (16/17/2019).

Laode menambahkan, ke depan KPK RI akan lebih fokus di pencegahan korupsi di sektor pelayanan tata kelola dan perizinan kehutanan dan usaha. Sektor ini ini dinilai KPK RI sebagai pusat koruptor terbanyak di Indonesia.

Oleh karenanya, Leode mendukung setiap perusahaan yang menjalankan sistem administrasi perusahaannya sesuai aturan undang-undang. Dia juga berharap, setiap perusahaan tetap mematuhi seluruh prosedur hukum administrasi dengan benar dan menjalankannya dengan jujur.

"Seharusnya kita bisa mengatur hutan kita, mengatur ikan kita, mengatur lahan kita, untuk menjadi pendapatan yang bisa bertambah luas, Kebijakan yang benar itu akan mendatangkan kemanfaatan yang lebih baik kepada masyarakat. Bukan hanya kepada pemerintah, melainkan juga kepada bangsa secara luas," tutup Wakil Ketua KPK RI ini. (*)

Jurnalis : Edy Junaedi Ds (MG-57)
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok
Sumber : TIMES Jakarta

Komentar

Loading...
Registration