Ketahanan Informasi Ketahanan Informasi Pendidikan

ITNY Perkenalkan APILL Portable Untuk Urai Kemacetan

ITNY Perkenalkan APILL Portable Untuk Urai Kemacetan Tim Mahasiswa Teknik Elektro ITNY Berfoto Dengan Piranti APILL Portabel di Kampus ITNY. (FOTO: Ridayati/TIMES Indonesia)
Selasa, 16 Juli 2019 - 14:50

TIMESINDONESIA, YOGYAKARTA – Tim mahasiswa Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY), yang sebelumnya STTNAS, kembali menghadirkan inovasi. Salah satu inovasi terbaru mahasiswa ITNY adalah Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) Portabel, yang diciptakan untuk membantu mengurai kemacetan.

APILL Portabel ini dirancang oleh tim mahasiswa Teknik Elektro ITNY yang diketuai oleh Saiful Aziz dan beranggotakan Sembodo Rilo Pambudi dan Muhammad Irmansyah. Inovasi dari mahasiswa ITNY ini merupakan hasil dari Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Dikti.

APILL Portabel ini merupakan piranti dengan desain yang minimalis, efektif, efisien, serta ekonomis. Menurut Saiful Aziz, alat ini diciptakan untuk membantu pengaturan lalu lintas di persimpangan-persimpangan yang tidak menggunakan APILL. Harga produksi alat ini cukup terjangkau.

Mahasiswa-Teknik-Elektro-ITNY-2.jpg

"Harapannya, inovasi ini dapat diadopsi dan diproduksi oleh pemerintah," terang Aziz.

Keunggulan perangkat APILL Portabel ini adalah penggunaan sensor kamera yang memungkinkan alat ini untuk mengatur lalu lintas secara otomatis. Di samping itu alat ini juga dirancang untuk dapat dioperasikan secara nirkabel.

"APILL Portabel ini dirancang untuk dapat mudah dipindahkan apabila dibutuhkan," terang Asniar Aliyu, selaku dosen pembimbing.

Inovasi karya mahasiswa ITNY ini mendapatkan apresiasi dari Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Dalam kunjungannya ke Kampus ITNY, Jumat (12/7/2019), Kasi Teknologi Transportasi Dishub DIY,  Drs Rudhy Russanto mengapresiasi inovasi APILL Portabel.

"Inovasi ini merupakan bentuk sumbangsih ITNY terhadap perkembangan teknologi di bidang transportasi dan perhubungan. Semoga inovasi APILL Portable dapat diproduksi secara massal sehingga dapat mengurangi kemacetan," terang Rudhy. (*)

Jurnalis : Ridayati (CR-137)
Editor : AJP-12 Editor Team
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

Komentar

Loading...
Registration