Olahraga

Penutupan Porprov VI Jatim 2019, Menpora RI Puji Gebrakan Jatim

Penutupan Porprov VI Jatim 2019, Menpora RI Puji Gebrakan Jatim Menpora Imam Nahrawi, saat sambutan di acara penutupan Porprov VI Jatim 2019, Minggu, (14/07/2019) (Foto: Istimewa)
Minggu, 14 Juli 2019 - 16:05

TIMESINDONESIA, TUBAN – Menteri Pemuda dan Olahraga RI (Menpora RI), Imam Nahrawi, memuji gebrakan yang dilakukan KONI Provinsi Jawa Timur dalam mengembangkan olahraga di wilayah Jatim.

Hal tersebut disampaikan Imam Nahrawi saat acara penutupan Pekan Olahraga Provinsi (Proprov) Jawa Timur Ke-VI di Stadion Bumi Wali, Kabupaten Tuban, Sabtu (13/07/2019) malam.

Penutupan-Porprov-2.jpg

Bersama Menpora RI, Ketua Perwosi Jatim Arumi Emil Dardak, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Ketua Umum KONI Jatim Erlangga Satriagung menutup gelaran Porprov VI Jawa Timur 2019.

Acara penutupan yang bakal dihelat menjadi ajang dua tahunan itu berlangsung meriah dan gemerlap.

Dibuka dengan Tarian Kolosal Genderang Perjuangan dengan melibatkan seribu penari, gelaran closing ceremony tersebut memberikan suguhan memukau bagi 25 ribu penonton di Stadion Bumi Wali.

Gubernur Khofifah mengatakan, dalam ajang Porprov VI ini banyak yang viral. Salah satunya adalah venue cabor Paralayang yang ada di Kabupaten Tuban.

“Banyak yang kaget ada venue paralayang yang indahnya luar bisa. Dan itu adanya di Tuban. Saya rekomendasikan khusus mumpung ada Menpora RI, jika ada lomba, jika ada kejuaraan paralayang, maka masukkan venue di Kabupaten Tuban,” kata Khofifah.

Selain itu juga ada venue olahraga lain yang tak kalah viral juga adalah venue olahraga sepatu roda di Mangrove Center Tuban. Ia ingin agar ke depan venue venue olahraga di Jatim lebih dipromosikan.

“Porprov ke VI ini seperti yang disampaikan Ketum KONI Jawa Timur telah mencetak rekor di banyak cabor. Maka saya ajak ke seluruh kepala daerah, pimpinan KONI, pelatih, agar bibit-bibit unggul bisa terus dilatih,” kata Khofifah.

Bagi yang sukses meraih banyak prestasi, Khofifah memberikan selamat. Sedangkan yang belum sukses ia memberikan semangat supaya ke depan prestasi bisa lebih banyak diukir.

“Saya bangga atas semangat Anda semua. Bawa semangat ini untuk bisa terus mencapai prestasi di ajang selanjutnya,” kata mantan Menteri Sosial RI ini.

Porprov Jatim ke VI ini cukup istimewa lantaran menjadi ajang pekan olahraga dengan peserta terbanyak. Yaitu diikuti oleh 7.818 atlet dan 2.848 official dari 38 kabupaten kota di Jawa Timur. Mereka bertanding di 525 nomor pertandingan di 42 cabang olahraga.

Di sisi lain, Menpora RI mengapresiasi gebrakan Khofifah yang mengubah sistem ajang Porprov Jatim dari ajang empat tahunan menjadi ajang dua tahunan. Menurut Imam Nahrawi, kebijakan ini harus ditiru di tempat lain.

Dalam penutupan ajang bergengsi bidang olahraga Porprov Jatim tahun ini, juga diumumkan terobosan Gubernur Khofifah yang menyelenggarakan Proprov dari ajang empat tahunan menjadi ajang dua tahunan.

Di acara penutupan yang dihadiri Menpora RI ini juga disampaikan bahwa pada 2021 mendatang, Porprov Jatim ke VII akan dilangsungkan di kawasan Tapal Kuda Jatim. Yaitu di Kabupaten Jember, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Situbondo dan Kabupaten Bondowoso. (*)

Jurnalis : Achmad Choirudin (MG-62)
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Rizal Dani
Sumber : TIMES Tuban

Komentar

Loading...
Registration