Wisata

Murwakala Candi Kidal, Kepala Disparbud Kabupaten Malang Ikut Diruwat

Murwakala Candi Kidal, Kepala Disparbud Kabupaten Malang Ikut Diruwat Kepala Disparbud Kabupaten Malang, Made Arya Wedanthara saat mengikuti ruwatan Murwakala Candi Kidal (foto : Tria/TIMES Indonesia)
Minggu, 14 Juli 2019 - 16:12

TIMESINDONESIA, MALANG – Ritual Murwakala Candi Kidal, diselenggarakan masyarakat Desa Rejokidal, Kecamatan Tumpang, bersama Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang (Disparbud Kabupaten Malang), Minggu, (14/7/2019).

Ini merupakan tradisi ruwatan untuk mengeluarkan hal-hal yang kurang baik dari dalam diri manusia. Tradisi tersebut diawali dengan penampilan tari Garudeya.

Murwakala-Candi-Kidal-b.jpg

Kemudian dilanjutkan dengan prosesi ruwatan yang diikuti oleh beberapa pejabat Disparbud Kabupaten Malang, termasuk Kepala Dusparbud Kabupaten Malang, Made Arya Wedanthara.

Prosesi utama ruwatan ditandai dengan pemotongan rambut. Kemudian diakhiri dengan larung sesaji hasil bumi di salah satu sungai yang berada di dekat Candi Kidal.

Murwakala-Candi-Kidal-c.jpg

Prosesi ruwatan itu, juga dihadiri Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCP) Jawa Timur, Andi Muhammad Said dan sejumlah tokoh masyarakat Kabupaten Malang.

Kepala Disparbud Kabupaten Malang, Made Arya Wedanthara mengapresiasi terselenggaranya prosesi ruwatan Murwakala Candi Kidal.

"Ritual ini sebagai salah satu upaya untuk uri-uri maupun melestarikan kebudayaan tradisional," ujar Made Arya Wedanthara kepada TIMES Indonesia

Murwakala-Candi-Kidal-d.jpg

Lebih lanjut dia menjelaskan, ritual ini dapat menarik animo wisatawan. "Setiap ada kegiatan kebudayaan serta kesenian tradisional, siapa saja ingin menyaksikannya," tuturnya.

Menurutnya, Pemkab Malang yang dalam hal ini diwakili oleh Disparbud Kabupaten Malang, menyambut baik dengan adanya ritual ruwatan tersebut.

"Murwakala Candi Kidal ini sudah masuk dalam kalender event Kabupaten Malang. Tentunya harapan ke depan bisa lebih dikenal lagi," kata Kepala Disparbud Kabupaten Malang, Made Arya Wedanthara.(*)

Jurnalis : Binar Gumilang
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok
Sumber : TIMES Malang

Komentar

Loading...
Registration