Politik

Sekwil PKB NTB: Muhaimin Layak Kembali Menjadi Ketua Umum PKB

Sekwil PKB NTB: Muhaimin Layak Kembali Menjadi Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin (FOTO: Dokumen TIMES Indonesia)
Sabtu, 13 Juli 2019 - 12:24

TIMESINDONESIA, MATARAMPKB akan menggelar muktamar di Bali pada 20-22 Agustus 2019 mendatang. Muktamar digelar dan menjadi agenda utamanya adalah salah satunya pemilihan Ketua Umum PKB.

"Muhaimin Iskandar InsyaAllah akan terpilih kembali menahkodai PKB untuk periode berikutnya," kata Sekretaris DPW PKB NTB Akhdiyansah atau yang akrab disapa guru To'i, Sabtu (14/07/19). 

Menurutnya, Muhaimin atau yang akrab dipanggil Cak Imin merupakan panutan dan inspirasi dan mampu menakhodai PKB  lebih dari maksimal.  Tak hanya itu, Cak Imin juga dinilai berhasil menampilkan PKB sebagai partai nasionalis yang religius di panggung politik nasional di indonesia.

Sekretaris-DPW-PKB-NTB-Akhdiansyah-saat-foto-bersama-Ketua-Umum-PKB-Muhaimin-Iskandar.jpgSekretaris DPW PKB NTB Akhdiansyah saat foto bersama Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (FOTO: Istimewa)

"Sejak Cak Imin menjadi ketum PKB,  grafik PKB Selalu naik dan selalu meraih kemenangan. Ratusan kader telah dicetaknya diseluruh indonesia. Baik DPRD Kab/kota, DPRD Prov, Bupati, Gubernur hingga para penggerak partai militan akar rumput telah mampu bergerak untuk partai," ungkap Akhdiansyah yang juga Sekwil PKB NTB.  

Bagi putra kelahiran Kabupaten Dompu ini, Cak Imin sangat super layak memimpin PKB kembali untuk periode selanjutnya. 

"Karena Cak Imin adalah Sosok pemimpin sekaligus senior yang selalu mengayomi dan menasehati.  Serta beliau sekaligus mentor politik yang mumpuni bagi saya. Saya belajar banyak dan mendapat banyak arahan dari beliau utk menjadi kader PKB sejati," kata Akhdiansyah yang juga anggota DPRD terpilih dapil NTB V ini,

Karena itu, pada Muktamar PKB di Bali nantinya, Ia berharap Muhaimin bisa kembali terpilih menjadi Ketua Umum PKB untuk periode berikutnya. (*)

Jurnalis : Pauzan Basri (MG-94)
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Sholihin Nur

Komentar

Loading...
Registration