Sabtu, 21 September 2019
Peristiwa - Nasional

Panglima TNI Minta Satgas Pamtas Antisipasi Distribusi Ganja di Perbatasan RI-PNG

Panglima TNI Minta Satgas Pamtas Antisipasi Distribusi Ganja di Perbatasan RI-PNG Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto saat diarak pasukan Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Raider 509, Jumat (12/7/2019). (foto: Dody Bayu Prasetyo/TIMES Indonesia)
Jum'at, 12 Juli 2019 - 21:45

TIMESINDONESIA, JEMBERPanglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengecek kesiapan 450 personel yang tergabung dalam Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Raider 509/Balawara Yudha yang akan ditugaskan ke perbatasan Indonesia-Papua Nugini.

Dalam kesempatan tersebut, Hadi menyebut keluar masuknya ganja di wilayah perbatasan tersebut menjadi salah satu harus diantisipasi pasukan Satgas Pamtas.

Marsekal-Hadi-Tjahjanto-2.jpg

"Banyak sekali pengarahan yang diberikan dari komando atas dalam hak ini komandan batalion terkait ancaman di sana. Termasuk ladang ganja. Perbatasan menjadi perhatian kami memitigasi masuknya barang ilegal tersebut," kata Hadi kepada sejumlah awak media usai mengecek kesiapan pasukan Satgas Pamtas RI-PNG di lapangan Markas Yonif Raider 509/Balawara Yudha, Jember, Jawa Timur, Jumat (12/7/2019).

Hadi menerangkan pihaknya terus melakukan analisa dan evaluasi (anev) terkait situasi dan kendala di wilayah perbatasan RI-PNG.

"Memang beberapa evaluasi sudah dilaporkan kepada saya. Khususnya adalah masalah sarana dan prasarana. Karena di sana medannya berbeda dengan di Jawa. Kemudian peralatan contohnya pakaian, perlengkapan dan peralatan untuk patroli dan radio. Karena medannya bergunung," ungkapnya.

Marsekal-Hadi-Tjahjanto-3.jpg

Masih kata Hadi, kendala lainnya yang akan dihadapi pasukan Satgas Pamtas di sana yakni pasokan listrik yang terbatas.

"Mereka harus mengambil solar sel untuk dimasukkan ke aki. Dan akinya juga harus memiliki kemampuan yang cukup panjang," ungkapnya lagi.

Kendati demikian, bapak dua anak tersebut mengatakan pihaknya telah melengkapi perlengkapan yang dibutuhkan pasukan selama bertugas di sana.

"Mereka juga terus kami berikan informasi intelijen terkait medan, cuaca sehingga antisipasi mereka sudah baik semua. Dan mereka akan terus bekerja sama dengan kepolisian apabila mendapatkan ancaman," tuturnya.

Dalam pengecekan pasukan Satgas Pamtas RI-PNG tersebut, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto didampingi Bupati Jember dr Faida, Komandan Kodim 0824 Jember Letkol Inf Arif Munawar, Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo, dan Komandan Batalion 509 Kostrad Letkol Inf Wira Moharromah. (*)

Jurnalis : Dody Bayu Prasetyo
Editor : Dody Bayu Prasetyo
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber : TIMES Jember

Komentar

Registration