Ekonomi

Kunjungi Auckland, Menteri Rini Dorong BUMN Jadi Pemain di Pasar Global

Kunjungi Auckland, Menteri Rini Dorong BUMN Jadi Pemain di Pasar Global Menteri BUMN Rini Sumarno hadir pada acara the “1st Pacific Exposition” di SkyCity Convention Center, Auckland, Jumat (12/7/2019). (Foto: Istimewa)
Jum'at, 12 Juli 2019 - 21:02

TIMESINDONESIA, SELANDIA BARU – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini M Soemarno memberikan dukungan bagi BUMN untuk berkiprah di kancah internasional. Dukungan ini diberikan melalui kunjungan langsung Menteri Rini ke acara the “1st Pacific Exposition” di SkyCity Convention Center, Auckland, Selandia Baru, Jumat (12/7/2019).

Dalam event ini, beberapa BUMN di berbagai sektor industri ikut berpartisipasi menampilkan berbagai produk unggulannya.

Menteri-Rini-2.jpg

“Saya menyambut baik inisiatif-inisiatif yang dilakukan BUMN untuk terus menunjukkan kiprahnya di dunia internasional serta mendorong investasi di dalam negeri,” ujar Menteri Rini.

Pameran investasi dan bisnis berskala Asia Pasifik ini kali pertama diadakan dan diikuti oleh 20 negara di kawasan. Sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari demografi dan geografi, Indonesia memiliki peran strategis dalam peningkatan kemakmuran dan kesejahteraan di wilayah Asia Pasifik.

“Kita punya produk-produk unggul di bidang dirgantara misalnya. Beberapa pesawat buatan PT DI sudah dipasarkan di luar negeri. Lalu ada Kereta Api buatan INKA dan produk-produk lainnya. Ini yang terus kita dorong bagaimana BUMN tidak hanya menjadi pemain di pasar lokal tetapi juga di pasar global,” jelas Menteri Rini.

Adapun produk-produk yang ditampilkan dalam pameran tersebut antara lain produk pertambangan oleh PT Antam, PT Inalum, PT Bukit Asam, dan PT Timah. 

Menteri-Rini-3.jpg

Di sektor energi, ada produk-produk yang dihasilkan PT Pertamina, PT PLN dan PT PGN.  Di sektor perkebunan terdapat produk-produk dari PTPN, PT Bulog dan Pupuk Indonesia. Di sektor infrastruktur dan properti terdapat produk-produk dari PT Adhi Karya, Waskita Karya , Jasa Marga, Wijaya Karya, PT PP, dan Hutama Karya.

Kemudian di sektor industri strategis terdapat produk-produk dari PT Barata, PT Inuki, PT INKA, PT Dirgantara Indonesia, PT PAL, PT Dahana, PT LEN Industri dan PT Pindad, PT Semen Indonesia. Di sektor telekomunikasi dan percetakan terdapat produk-produk dari  PT Telkom dan Peruri.

Lalu di sektor perbankan terdapat produk -produk PT Bank Mandiri, BRI, BNI dan BTN. Disektor Penerbangan dan pariwisata ada produk-produk dari PT Angkasa Pura I, PT Angkasa Pura 2, PT Garuda Indonesia, PT Taman Wisata Candi Borobudur dan ITDC. Sementara di sektor transportasi laut, terdapat produk-produk dari PT Pelni, ASDP dan PT Pelindo I. (*)

Jurnalis :
Editor : Ferry Agusta Satrio
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

Komentar

Loading...
Registration