Peristiwa - Nasional

Cek Kesiapan Satgas Pamtas RI-PNG, Panglima TNI: Rebut Hati Rakyat

Cek Kesiapan Satgas Pamtas RI-PNG, Panglima TNI: Rebut Hati Rakyat Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto saat memberikan pengarahan kepada 450 personel Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Raider 509, Jumat (12/7/2019). (foto: Dody Bayu Prasetyo/TIMES Indonesia)
Jum'at, 12 Juli 2019 - 20:59

TIMESINDONESIA, JEMBERPanglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto melakukan pemeriksaan kesiapan operasi kepada Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Papua Nugini (PNG) dari kesatuan Yonif Raider 509/Balawara Yudha, Jember, Jawa Timur, Jumat (12/7/2019).

Dalam pemeriksaan tersebut, sebanyak 450 personil Yonif Raider 509/Balawara Yudha akan segera ditugaskan menjaga wilayah perbatasan RI-PNG, untuk menggantikan pasukan sebelumnya yang masa tugasnya telah berakhir.

Panglima-TNI-2.jpg

"Mereka bertugas selama 9 bulan di wilayah utara perbatasan RI-PNG," kata Hadi saat menggelar pengecekan kesiapan pasukan Satgas Pamtas.

Hadi menerangkan misi untuk menjaga wilayah perbatasan RI-PNG bukan satu-satunya misi yang diembankan kepada pasukan Satgas Pamtas.

"Tapi lebih penting adalah bagaimana bisa merebut hati rakyat di sana. Kalian harus jadi pelopor mengatasi kesulitan-kesulitan rakyat," ujarnya.

Dia meminta agar pasukan Satgas Pamtas Yonif Raider 509 dapat segera beradaptasi dengan lingkungan di lokasi tugas nanti.

"Lingkungan di sana berbeda, suhu beda. Kebanyakan wilayah ketinggian dan rawa," tutur Hadi.

Panglima-TNI-3.jpg

Karena itu, dia telah memerintahkan bagian yang mengurus operasional dan logistik untuk menyediakan perlengkapan yang dibutuhkan pasukan selama bertugas di wilayah perbatasan.

"Tahun ini kita lengkapi secara bertahap seperti jaket antihujan, jaket antidingin, sepatu boot yang agak tinggi agar duri-duri dari semak-semak tidak masuk," ujarnya.

Selain itu, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto  juga mengingatkan kepada pasukan Satgas Pamtas RI-PNG agar menjaga kesehatan dan keselamatan diri masing-masing. "Selama 9 bulan di sana jangan lengah. Tidak ada tugas rutin. Setiap hari situasi berubah. Tapi saya yakin dengan semangat kalian, 9 bulan bisa dilalui dengan cepat. Tetap berserah diri kepada tuhan. Berangkat lengkap, pulang lengkap," imbuhnya. (*)

Jurnalis : Dody Bayu Prasetyo
Editor : Dody Bayu Prasetyo
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber : TIMES Jember

Komentar

Loading...
Registration