Peristiwa - Daerah

Wabup Sumenep akan Kembangkan Bandara Trunojoyo

Wabup Sumenep akan Kembangkan Bandara Trunojoyo Bandar Udara Trunojoyo Madura (FOTO: Istimewa)
Jum'at, 12 Juli 2019 - 17:45

TIMESINDONESIA, SURABAYA – Pemerintah Kabupaten Sumenep akan kembangkan Bandara Trunojoyo Madura dengan menambah hanggar khusus pesawat kecil.

Menurut Wakil Bupati Sumenep, Achamd Fauzi, dia bermimpi, ke depan, Bandara Trunojoyo akan menjadi pusat bengkel pesawat kecil di Indonesia.

"Jadi kalau itu sudah terwujud, servisnya pesawat ATR-72, perintis, jet, akan ke sini semua. Jadi, tidak perlu lagi ke Singapura," kata Fauzi kepada wartawan di Surabaya, Jum'at (12/7/2019).

Ahmad-Fauzi.jpgWakil Bupati Sumenep, Achamd Fauzi. (FOTO: dok. TIMES Indonesia)

Fauzi menjelaskan, untuk mewujudakn mimpi besarnya itu, pihaknya telah melakukan komunikasi dengan salah satu perusahaan BUMN. Bahkan, pihak ketiga yang akan berinvestasi itu sudah melihat langsung kondisi Bandara Trunojoyo.

"Ada pihak ketiga, kamarin sudah turun ke lapangan," imbuhnya.

Berdasarkan rencana, empat hanggar akan dibangun. Dengan begitu, masih perlu perluasan lahar sekitar tiga hektare. Agar tidak mengganggu aktivitas penerbangan, landasan pacu pesawat komersil akan dibuat baru, tepatnya di sisi utara.

"Kita bikin runaway baru yang sekiranya cukup untuk pesawat jenis Boeing," terangnya.

Selain itu, Ketua DPC PDI Perjuangan itu juga menyampaikan target pembangun lainnya, seperti membuat pelabuhan udara khusus untuk pesawat amfibi jenis perintis Airfast. Proyek yang akan jadi percontohan itu terletak di Pulau Masalembu.

"Nanti take off-nya dari bandara darat, landing-nya di atas air," terang penulis buku 'Saatnya Move On' ini.

Saat ini, kata Fauzi, pihaknya masih menunggu hasil kajian yang dilakukan oleh Kementrian Perhubungan RI. Melihat kondisi Sumenep yang memiliki banyak pulau, Fauzi berharap hal itu bisa terwujud.

"Masih dikaji. Tapi saya yakin bisa, kalau di Masalembu sudah bisa, maka pulau lain tinggal buka trayek," demikian Wakil Bupati Sumenep. (*)

Jurnalis : Nasrullah
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber : TIMES Surabaya

Komentar

Loading...
Registration