Peristiwa - Daerah

DPC PPP Minta Sengketa Pileg Diselesaikan Melalui Internal

DPC PPP Minta Sengketa Pileg Diselesaikan Melalui Internal Halili, ketua DPC PPP Kabupaten Pamekasan.(Foto: Akhmad Syafi'i/TIMES Indonesia)
Kamis, 11 Juli 2019 - 18:05

TIMESINDONESIA, PAMEKASAN – Pemilihan Anggota Legislatif (Pileg) 2019 di Pamekasan menyisakan persoalan, utamanya di internal Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Kondisi ini membuat PPP melakukan perkara ke Mahkamah Konstitusi (MK) dengan membawa tuntutan meminta KPU untuk melakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di 2 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yakni TPS 25 dan TPS 26 Kecamatan Kadur.

Gugatan tersebut dilakukan oleh, Ubaidillah, Caleg DPRD Kabupaten dari Dapil 4 (Kadur, Pakong dan Pagantenan) Pamekasan.

Ubaidillah melakukan gugatan karena dirinya curiga ada kecurangan, sementara perolehan suaranya selisih sedikit, sekitar 11 suara dari Caleg yang sama-sama satu Dapil dan satu partai.

Ketua DPC PPP Pamekasan, Halili mengatakan, bahwa persoalan ketidak puasan dengan perolehan suara yang terjadi di internal PPP hingga melakukan gugatan ke MK itu bukan ranahnya DPC melainkan tanggung jawab DPP.

"Karena untuk bisa melakukan gugatan ke MK diperlukan rekomendasi dari DPP dan kami hanya menjembatani saja," ucap Halili.

Namun dirinya selaku ketua DPC mengingankan persoalan itu bisa diselesaikan di internal partai.

"Jika bisa diselesaikan melalui musyawarah di internal partai bagi saya lebih bagus, tapi kalau yang bersangkutan tidak berkenan tidak apa-apa," imbuhnya.

Pihaknya sempat menawarkan terhadap DPP, apakah DPC perlu ikut mendampingi Caleg yang melakukan gugatan.

"Namun DPP bilang, tidak usah, karena itu menjadi tanggungjawab DPP dan sepengetahuan saya kedua caleg tersebut sudah dilakukan mediasi oleh DPP PPP," tambahnya.

Dan walaupun gugatan untuk PSU itu dikabulkan oleh MK, pihaknya memastikan tidak akan mengurangi perolehan kursi PPP di dapil 4.

"Kalaupun PSU itu terjadi di dua TPS, kami yakin tidak akan mengurangi perolehan kursi di dapil 4. Karena perolehan suara caleg PPP Pamekasan di kursi terahir itu selisihnya lebih banyak, kurang lebih 1.800 suara dari partai lainnya," ucapnya. (*)

Jurnalis : Akhmad Syafii (MG-78)
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Sholihin Nur
Sumber : TIMES Madura

Komentar

Loading...
Registration