Peristiwa - Nasional

JCH Indonesia Diimbau untuk Tidak Mengenakan Atribut Identitas KBIH

JCH Indonesia Diimbau untuk Tidak Mengenakan Atribut Identitas KBIH Jemaah Calon Haji (JCH) (FOTO :Kemenag)
Kamis, 11 Juli 2019 - 17:52

FOKUS BERITA

Info Haji 2019

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Jemaah Calon Haji Indonesia (JCH Indonesia) diimbau untuk tidak mengenakan atribut berupa apapun yang menampilkan identitas Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH).

Imbauan itu disampaikan Kasie Bimbingan Ibadah (Bimbad) Daerah Kerja (Daker) Bandara Prince Mohammed Bin Abdulaziz Madinah, Aruji Maswatu menyusul masih ditemukannya JCH Indonesia yang mengenakan jaket dengan identitas KBIH saat mendarat di Bandara.

"Memang kami temukan salah satu kloter yang menggunakan jaket bertuliskan promo bimbingan (KBIH). Itu tidak boleh, itu sudah dilarang oleh pemerintah," katanya, Rabu (10/7/2019).

Sebab seluruh jemaah yang telah berada di Tanah Suci adalah jamaah haji Indonesia. Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) diingatkan untuk tidak menonjolkan identitasnya dalam bentuk spanduk, jaket, stiker dan lainnya ketika berada di Arab Saudi.

"Kami masih menemukan salah satu kloter yang mengenakan jaket bertuliskan promo bimbingan (KBIH) tertentu. Itu tidak boleh, itu sudah dilarang oleh pemerintah," katanya lagi.

Ia menegaskan, KBHI adalah mitra pemerintah dalam hal bimbingan ibadah haji saat berada di Tanah Air. Namun setelah masuk ke Tanah Suci, KBIH tidak boleh menonjolkan identitasnya dalam bentuk apapun.

"Kalau sudah berada di Tanah Suci bukan lagi kelompok bimbingan tapi jemaah haji Indonesia," tegasnya.

Atas temuan JCH Indonesia yang masih mengenakan atribut KBIH itu, Aruji menyatakan, pihaknya telah membuat laporan kepada pimpinan. Kementerian Agama (Kemenag) nantinya akan memberikan teguran, baik lisan maupun tertulis, kepada KBIH tersebut usai pelaksanaan ibadah haji. (*)

Jurnalis : Widodo Irianto
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Rizal Dani

Komentar

Loading...
Registration