Peristiwa - Daerah

BPCB Temukan Bangunan Baru di Kompleks Candi Patakan Lamongan

BPCB Temukan Bangunan Baru di Kompleks Candi Patakan Lamongan Proses ekskavasi tahap tiga Candi Patakan di Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan, Kamis (11/7/2019). (Foto: MFA Rohmatillah/TIMES Indonesia)
Kamis, 11 Juli 2019 - 12:33

TIMESINDONESIA, LAMONGAN – Sejumlah bangunan baru berhasil ditemukan dalam proses ekskavasi tahap tiga situs Candi Patakan yang terletak di Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.

"Untuk temuan baru ini ada di sudut barat laut bangunan utama dan bangunan di sisi selatan dari bangunan utama dengan jarak sekitar 4 meter," kata arkeolog BPCB Trowulan, Wicaksono Dwi Nugroho di sela-sela proses ekskavasi, Kamis (11/7/2019). 

Menurut Wicaksono, selain telah menemukan bangunan utama dan juga bangunan pendukung baru, pihaknya juga menemukan gapura bentar yang diduga adalah bangunan bagian depan dari Candi Patakan ini.

Candi-Patakan-b.jpg

"Temuan ini diperkuat dengan temuan pendukung seperti batu berbentuk melingkar seperti stupa dan juga temuan bangunan baru yang juga membentuk lingkaran seperti stupa," ujarnya.

Wicaksono menjelaskan, dari ekskavasi lanjutan ini diketahui luas bangunan utama berbentuk persegi dengan panjang 18,88 meter dan lebar 13,55 meter. Berdasarkan dugaan awal, bangunan ini adalah tempat ibadah berupa wihara yang dibangun pada masa Airlangga sekitar abad 10 atau 11.

Candi-Patakan-c.jpg

Wicaksono menambahkan, untuk bangunan utama, pihaknya juga sudah berhasil membuka 11 bangunan berbentuk kotak yang masing-masing berukuran 1x4 meter. Sementara untuk bangunan di sisi selatan diperkirakan berukuran 8x8 meter.

"Bangunan ini runtuhannya cukup masif dan dimungkinkan bangunan ini rusak karena gempa," tuturnya. 

Wicaksono menambahkan, ekskavasi tahap ke tiga ini difokuskan untuk mengetahui lebih detail bentuk atau gambaran dari bangunan utama Situs Candi Patakan dan rencananya akan berlangsung selama 10 hari atau lebih.

"Fokus kami adalah ingin menampakkan bentuk denah bangunan utama, dan kedua membuka gundukan tanah yang ada di sisi selatan dari bangunan utama," kata Wicaksono.

Candi-Patakan-d.jpg

Sementara Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Lamongan, Ismunawan, mengaku Pemkab Lamongan berkomitmen untuk meneruskan ekskavasi Candi Patakan hingga terbuka semua dan bisa diketahui bentuk situs yang diperkirakan dari jaman Airlangga ini.

"Kami juga akan mendaftarkan Situs Candi Patakan ini sebagai cagar budaya ke BPCB Trowulan dengan persetujuan dari Bupati Lamongan," ungkapnya.

Untuk diketahui, ekskavasi Candi Patakan tahap pertama dilakukan pada medio 2013 dan dilanjutkan ekskavasi tahap dua pada tahun 2018 lalu. Sedangkan ekskavasi tahap tiga sebuah candi yang berada di Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan tersebut dimulai Rabu, (3/7/2019) lalu. (*)

Jurnalis : MFA Rohmatillah
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok
Sumber : TIMES Lamongan

Komentar

Registration