Ketahanan Informasi

Jalin Kedekatan dengan Masyarakat, Polres Sragen Rayakan HUT Bhayangkara ke-73 di Pedesaan

Jalin Kedekatan dengan Masyarakat, Polres Sragen Rayakan HUT Bhayangkara ke-73 di Pedesaan Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan, dipanggul anggota Polres Sragen. (Foto: Mukhtarul Hafidh/TIMES Indonesia)
Rabu, 10 Juli 2019 - 23:52

TIMESINDONESIA, SRAGEN – Jajaran Polres Sragen menggelar upacara HUT Bhayangkara ke-73 lain dari tahun sebelumnya. Jika biasanya hanya digelar di kompleks Polres Sragen atau perkotaan, Rabu (10/7/19) ini giat digelar di kawasan pedesaan, tepatnya di Lapangan Tangen, Desa Katelan, Kecamatan Tangen.

Guna menarik warga, disediakan panggung hiburan, kesenian tradisional seperti Reog Ponorogo sekaligus doorprize. Warga Tangen dan sekitarnya antusias dengan hajatan besar dari kepolisian. Selain itu menjadi momentum bagi daerah pedesaan untuk unjuk gigi dan mampu menggelar acara besar.

Tokoh masyarakat Tangen, Sri Wahono mengapresiasi upacara yang digelar di lapangan Tangen. ”Ini kan tidak biasa, biasanya di kota. Ini momentum Singensumonar (Gesi, Tangen, Sukodono, Mondokan, Jenar) untuk unjuk gigi, mampu menggelar hajatan seperti ini,” ujarnya.

Polres-Sragen-b.jpg

Dia melihat hal ini sebagai upaya untuk memajukan wilayah yang dinilai masih pedesaan. Sehingga wilayah yang jarang dijamah ini semakin ramai. Termasuk bagian dari upaya pemerataan dan pengembangan ekonomi Kabupaten Sragen.

Sementara itu, Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan menyampaikan tujuan kegiatan di luar mapolres ini sebagai upaya untuk lebih mendekatkan diri pada masyarakat. ”Kita ambil yang agak jauh dari kota untuk semakin mendekat ke masyarakat,” terang kapolres.

Pihaknya terus berusaha melakukan perbaikan dan peningkatan pelayanan pada masyarakat. Termasuk segera mengungkap kriminal yang dianggap menonjol di Sragen. Pihaknya juga berupaya menekan angka kecelakaan lalu lintas bekerjasama dengan stakeholder terkait.

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati menyebut tuntutan masyarakat semakin meningkat terhadap kinerja polri. ”Masyarakat semakin kritis. Polri harus peka, dan konsisten untuk terus berbenah,” ujarnya.

Bupati menyatakan, reformasi di tubuh polrim termasuk di Polres Sragen harus menyeluruh, dari hulu sampai hilir.  Dari managerial sampai perilaku. Di bidang kamtibmas perlu pencegahan dan penanganan yang tepat. ”Tugas dan tanggung jawab anggota polri yang melekat tidak mudah, tapi kami yakin mampu dan bisa menjalankan secara profesional dan penuh tanggung jawab,” tuturnya saat upacara HUT Bhayangkara ke-73. (*)

Jurnalis : Mukhtarul Hafidh (MG-198)
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

Komentar

Loading...
Registration