Peristiwa - Daerah

Diretrofit 3 Tahun di Malaysia Pesawat Tanker TNI AU Pulang Kampung

Diretrofit 3 Tahun di Malaysia Pesawat Tanker TNI AU Pulang Kampung Dan Lanud Abd Saleh Malang,  Marsma TNI Hesly Paat saat menyiram air ke hidung pesawat tanker yang selesai menjalani retrofit tiga tahun di Malaysia itu dan prosesi penyambutannya. (Pentak Lanud Abd Saleh)
Rabu, 10 Juli 2019 - 21:55

TIMESINDONESIA, MALANG – Setelah tiga tahun menjalani retrofit di Malaysia, pesawat tanker KC-130B nomor ekor A-1309 pulang kampung, ke rumahnya di Skadron Udara 32 Lanud Abdulrachman Saleh Malang.

Pesawat ini menjalani retrofit di AIROD (Aircraft Inspection Repair & Overhaul Depot) di Selangor, Malaysia sejak bulan Agustus 2016 berupa penguatan struktur, penambahan komponen dan peningkatan kemampuannya.

Lanud-Abd-Saleh-2.jpg

Dikutip dari Airspace Review, pada pesawat ini juga dilakukan penggantian outer wing, struktur, serta peningkatan atau modifikasi ECS, APU, avionik, dan generator disconnect.

Usai dilakukan retrofit, pesawat ini diterbangkan dari Pangkalan Udara Subang, Malaysia selama empat jam uang dipiloti Letkol (Pnb) Taufik NC.

Begitu tiba di Lanud Abdulrachman Saleh, disambut dengan upacara militer dan penyiraman air bunga oleh Dan Lanud Abd Saleh Malang, Marsma TNI Hesly Paat di lapangan apel Skadron Udara 32.

Bahkan Kepala Staf Angkatan Udara, Marsekal TNI Yuyu Sutisna sempat meninjau proses retrofit A-1309 di AIROD, Malaysia pada Agustus, tahun lalu. Ia berharap proses pengerjaan retrofit A-1309 dapat dilaksanakan tepat waktu karena pesawat tanker ini sangat dibutuhkan oleh Indonesia, TNI AU khususnya.

Lanud-Abd-Saleh-3.jpg

KC-130B A-1309 merupakan satu-satunya pesawat tanker yang dimiliki TNI Angkatan Udara saat ini. Pesawat ini telah mengabdi di TNI AU sejak tahun 1960-an, dan Indonesia memiliki dua pesawat tanker berbasis C-130B. Hanya saja satunya lagi, A-1310, bebetapa tahun lalu mengalami musibah di Medan, Sumatera Utara.

Meski buatan Amerika Serikat, A-1309 ini telah dimodifikasi di Indonesia sehingga memiliki kemampuan pengisian bahan bakar di udara (air refueling) terhadap pesawat Su-27/30 buatan Rusia.

Proses pelaksanaan air refueling terhadap jet tempur Sukhoi juga sudah rutin dilaksanakan sebelum pesawat ini diretrofit di Malaysia.

Saat tiba di Lanud Abdulrachman Saleh Malang, pesawat tanker KC-130B nomor ekor A-1309 yang pulang kampung ini selain disambut dengan upacara militer juga disambut dengan tradisi penyemprotan air menjelang memasuki lapangan apel Skadron Udara 32 Lanud Abd Saleh, Malang. (*)

Jurnalis : Widodo Irianto
Editor : Widodo Irianto
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber : TIMES Malang

Komentar

Loading...
Registration