Peristiwa - Daerah

DPRD Ponorogo Gelar Rapat Paripurna dan Penandatangganan KUAPPAS P-APBD 2019

DPRD Ponorogo Gelar Rapat Paripurna dan Penandatangganan KUAPPAS P-APBD 2019 Ketua DPRD Ali Mufthi dan jajaran pimpinan DPRD serta Bupati Ipong Muchlissoni menandatangani KUAPPAS P - APBD 2019 (Foto: Istimewa)
Rabu, 10 Juli 2019 - 19:43

TIMESINDONESIA, PONOROGO – Kinerja DPRD Ponorogo dalam mempersiapkan P-APBD 2019 tepat waktu. Mereka menggelar rapat paripurna secara maraton bahkan sejak Selasa malam lalu (9/7/2019 ) sampai Jumat (12/7/2019),

DPRD sudah dapat menetapkan raperda P-APBD 2019. "P-APBD penting untuk dipersiapkan secara maksimal. Karena merupakan koreksi pembenahan dari APBD murni. Untuk mencukupi kebutuhan belanja yang mungkin belum cukup terakomodir sebelumnya,’’ ungkap Ketua DPRD Ali Mufthi, kemarin (10/7/2019).

Kebijakan umum anggaran dan prioritas plafon anggaran sementara (KUAPPAS) untuk P-APBD 2019 resmi diteken oleh jajaran pimpinan DPRD dan Bupati Ipong Muchlissoni.

Paripurna dilanjutkan dengan pembahasan nota keuangan yang diajukan eksekutif kepada legislatif. Dan juga menyampaikan adanya sejumlah perubahan dalam neraca keuangan pemkab untuk setengah tahun mendatang.

‘’Secara garis besar, kami melihat sejumlah belanja baik langsung maupun tidak langsung yang akan dilakukan di P-APBD nanti dan memang mengacu kebutuhan prioritas masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD),’’ terang Ali.

Meski disebut penting, wakil rakyat tetap akan mengkritisi serta memberi saran atau masukan agar raperda P-APBD 2019 menjadi lebih baik. ‘’Kami meyakini teman-teman fraksi dapat memberi berbagai masukan yang dibutuhkan, supaya pemanfaatan P-APBD 2019 nanti dapat lebih optimal dan tepat sasaran,’’ katanya

Wabup Soedjarno mengatakan sejumlah perubahan pada P-APBD mendatang. Akan ada tambahan pendapatan daerah senilai Rp 46 miliar yang bisa digunakan OPD untuk belanja, baik langsung maupun tidak langsung. Sehingga, total pendapatan pasca P-APBD akan bertambah menjadi Rp 2,352 triliun dari sebelumnya Rp 2,306 triliun.

‘’Sementara total belanja langsung dan tidak langsung bertambah menjadi Rp 2,483 triliun setelah P-APBD 2019 nanti. Belanja diprioritaskan untuk infrastruktur, serta mencukupi kebutuhan lain dari seluruh OPD. Termasuk gaji ke-13 dan ke-14 untuk tenaga honorer pemkab,’’ ujar Wabup Ponorogo ini. (*)

Jurnalis : Evita Mukharomah (MG-74)
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber : TIMES Ponorogo

Komentar

Loading...
Registration