Peristiwa - Daerah

Soal Neon Box Maut, Disnaker Banyuwangi akan Panggil Manajemen Bismar Ponsel dan Vivo

Soal Neon Box Maut, Disnaker Banyuwangi akan Panggil Manajemen Bismar Ponsel dan Vivo Sejumlah neon box selular merk Vivo di toko ponsel Bismar Genteng. (Foto: Syamsul Arifin/TIMES Indonesia)
Rabu, 10 Juli 2019 - 16:15

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans Banyuwangi), akan memanggil manajemen toko ponsel Bismar Genteng dan perwakilan Vivo. Hal ini dilakukan menyusul adanya insiden kecelakaan kerja hingga mengakibatkan kematian di toko tersebut.

“Akan kita panggil, baik manajemen toko dan pihak Vivo,” tegas Kepala Disnakertrans Banyuwangi, Alam Sudrajat, Kamis (10/7/2019).

Disebutkan, kejadian yang merenggut nyawa tenaga kerja pemasang neon box selular merk Vivo di toko ponsel Bismar Genteng, hingga kini belum dilaporkan ke Disnakertrans. Padahal, insiden terjadi pada Minggu malam (7/7/2019), atau sudah tiga hari yang lalu.

“Itu jelas melanggar prosedur, seharusnya dilaporkan ke kami, yang selanjutnya kita teruskan ke pihak pengawas tenaga kerja Provinsi Jawa Timur,” terang anggota Presidium Korps Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Banyuwangi ini.

Dan yang harus diperhatikan, lanjut Alam, setiap perusahaan wajib mengikut sertakan karyawan dalam program BPJS Ketenagakerjaan.

“Jika ternyata karyawan tersebut tidak didaftarkan dalam BPJS Ketenagakerjaan, jelas itu melanggar Undang-Undang Ketenagakerjaan,” cetusnya.

Demi memastikan seluruh hak tenaga kerja terpenuhi, Disnakertrans Banyuwangi, juga mengimbau pihak keluarga korban kecelakaan kerja toko ponsel Bismar Genteng, untuk melapor ke Dinas.

Seperti diberitakan, pada Minggu malam (7/7/2019), seorang pekerja di toko ponsel Bismar Genteng, atas nama Hasan, warga Jalan Srikoyo Patrang, Jember, mengalami kecelakaan kerja. Diduga dia tersengat aliran listrik saat sedang memasang neon box selular merk Vivo.

Kejadian tersebut awalnya tidak dilaporkan pihak Kepolisian Polsek Genteng. Bahkan petugas baru mendapat informasi pada Selasa kemarin (9/7/2019). Itu pun dari konfirmasi sejumlah awak media.

Sebelumnya, Manajer toko ponsel Bismar Genteng, Alvin Aprilianto, menyebut bahwa kecelakaan kerja hingga merenggut nyawa tersebut menjadi tanggung jawab pihak Vivo.

Kepada awak media, Riko, yang mengaku sebagai perwakilan divisi pemasangan neon box merk Vivo Banyuwangi, membenarkan ada pekerjanya yang kecelakaan hingga meninggal. Dia mengaku, dengan alasan panik, kasus tersebut memang tidak dilaporkan pada pihak Polsek Genteng. Namun kecelakaan kerja ini akan dilaporkan kepada pihak Kepolisian. (*)

Jurnalis : Syamsul Arifin
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Rizal Dani
Sumber : TIMES Banyuwangi

Komentar

Loading...
Registration