Ekonomi

Harga Cabai Rawit di Probolinggo Capai Rp 50 Ribu per Kilogram

Harga Cabai Rawit di Probolinggo Capai Rp 50 Ribu per Kilogram Sejumlah petani sedang panen cabai rawit di sawahnya. (FOTO: Dicko W/TIMES Indonesia)
Rabu, 10 Juli 2019 - 16:06

TIMESINDONESIA, PROBOLINGGOHarga cabai rawit di tingkat pedagang di pasar tradisional di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, sejak tiga hari terakhir masih mencapai Rp 50 ribu per kilogram.

Pantauan di pasar tradisional, salah satunya di pasar baru Paiton, hingga hari ini harga cabai masih cukup tinggi. 

"Harga cabe rawit mahal, tapi permintaan masih tinggi. Karena sudah menjadi kebutuhan. Sedangkan persediaan cabe rawit di pasaran sudah mulai terbatas. Itu disebabkan, karena musim kemarau, pasokan dari petani cabe minim," kata Salama, salah satu pedagang cabai rawit di pasar baru Paiton, Rabu (7/7/2019).

Fatimah, pedagang cabai lainnya mengungkapkan hal serupa. Dirinya tak memastikan hingga kapan harga cabai akan kembali normal seperti biasanya. Namun kata dia, biasanya harga cabe mahal paling lama sekitar sebulan saja. Setelah itu kembali nornal.

"Cabai rawit juga kebutuhan masyarakat. Untuk usaha warung dan lainnya. Sekarang masih Rp 50 ribu per kilogram. Bisa-bisa akan naik lagi, dan bisa-bisa turun. Karena naik turunnya cabe rawit dalam hitungan jam saja. Makanya, sulit untuk diprediksi. Yang jelas stok cabai saat ini mulai terbatas," tutur Fatimah.

Sementara itu, Luluk, seorang pembeli mengatakan, seperti apapun kondisi harga cabai rawit, tetal dibeli karena kebutuhan masyarakat.

"Tetap kami beli meski harga cabai saat ini Rp 50 ribu. Masakan tanpa cabai rawit gak puas. Apalagi bagi yang mempunyai warung bakso dan lainnya di Kabupaten Probolinggo, ini tetap membutuhkan cabai rawit," terang Luluk. (*)

Jurnalis : Dicko W
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Rizal Dani
Sumber : TIMES Probolinggo

Komentar

Loading...
Registration