Senin, 23 September 2019
Gaya Hidup

Rambut Tipis karena Rontok, Atasi dengan Cara Mudah Ini

Rambut Tipis karena Rontok, Atasi dengan Cara Mudah Ini Ilustrasi rambut rontok.
Kamis, 04 Juli 2019 - 05:15

TIMESINDONESIA, JAKARTARambut tipis bisa disebabkan karena kerontokan. Jika dibiarkan, hal ini bisa membuat botak lho. Jika Anda mengalami rambut menipis, ada cara mudah yang bisa Anda coba untuk mengatasinya. Salah satunya dengan memijat kulit kepala.

Menurut dermatolog asal Amerika Serikat, Debra Jaliman, MD, memijat kulit kepala dapat meningkatkan aliran darah ke kulit kepala dan folikel rambut.

Sebuah studi yang dimuat di jurnal “ePlasty” tahun 2016 menunjukkan, memijat kulit kepala selama 4 menit sehari dapat meningkatkan aktivitas di antara gen yang dikenal dapat meningkatkan pertumbuhan rambut, sekaligus menurunkan gen yang berkaitan dengan rambut rontok dan peradangan. Selain itu, para pertisipan studi juga melaporkan adanya peningkatkan ketebalan rambut.

“Pemijatan ini bekerja dengan cara melebarkan arteri yang sangat kecil di kulit kepala, meningkatkan aliran darah ke folikel rambut, sehingga ini memperpanjang siklus pertumbuhan rambut,” kata Dr. Debra.

Selain itu, pijatan di kulit kepala juga dapat meredakan stres, yang mana stres merupakan salah satu penyebab rambut rontok.

Menurut sebuah studi yang ada di jurnal “Journal of Physical Therapy Science” tahun 2016 ditemukan bahwa memijat kulit kepala teratur dua kali seminggu menurunkan kadar hormon stres, tekanan darah, serta detak jantung. Semuanya itu diketahui bisa meningkat selama Anda mengalami stres fisik maupun emosional.

Pijatan ini bisa Anda lakukan saat mencuci rambut ketika mandi, atau bisa juga saat rambut masih kering sebelum keramas. Lakukan pijatan dengan menggunakan ujung jari, yang mana itu cukup untuk menstimulasi aliran darah.

Apabila Anda sering merasakan tekanan di leher kulit kepala, Anda bisa meningkatkan intensitas pijatan secara bertahap. Mulailah memijat kulit kepala dari tepi garis rambut, lalu bergerak menuju crown (bagian belakang atas tengkorak). (*)

Jurnalis :
Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Rizal Dani
Sumber : klikdokter.com

Komentar

Registration