Pendidikan

Perkaya Pengalaman, Mahasiswa Polbangtan Malang Lakukan Field Trip di RPA

Perkaya Pengalaman, Mahasiswa Polbangtan Malang Lakukan Field Trip di RPA Mahasiswa Penyuluhan Peternakan dan Kesejahteraan Ternak Polbangtan Malang melakukan field trip di Rumah Potong Ayam Kraton, Pasuruan. (FOTO: Humas Polbangtan Malang for TIMES Indonesia)
Jum'at, 28 Juni 2019 - 21:01

TIMESINDONESIA, PASURUAN – Untuk memperkaya pengalaman dalam mendukung studi, mahasiswa program studi Penyuluhan Peternakan dan Kesejahteraan Ternak Politeknik Pembangunan Pertanian Malang (Polbangtan Malang) melakukan field trip atau kunjungan belajar di Rumah Potong Ayam (RPA) Kraton, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

Fieldtrip merupakan kegiatan kunjungan belajar mahasiswa yang dilaksanakan dengan mengunjungi beberapa dunia usaha atau dunia industri terkait kegiatan agribisnis pertanian atau peternakan.

Mahasiswa-Polbangtan-Malang-2.jpg

Kegiatan yang diikuti mahasiswa semester 4 dan berlangsung pada 27 Juni 2019 ini dilakukan dalam rangka memenuhi salah satu program mata kuliah wajib Teknik Penyembelihan.

Tujuannya meningkatkan pengalaman mahasiswa di bidang penyembelihan ternak, khususnya ternak ayam. "Kami (mahasiswa) secara langsung mengamati bagaimana proses penyembelihan ternak ayam sampai pada pengemasan," ujar Efan Nahak, mahasiswa peserta fieldtrip.

Ia menuturkan, RPA Kraton mempekerjakan sekitar 250 orang dengan produksi pemotongan sekitar 15-20 truk ayam hidup.

Kegiatan field trip diawali dengan pengarahan dari petugas tentang teknis kegiatan yang akan dilaksanakan, di mana kegiatan pengamatan dilakukan secara bergilir setiap kelasnya. Pengamatan dilakukan dalam pabrik dimulai dari proses penyembelihan sampai pada pengemasan.

Mahasiswa-Polbangtan-Malang-3.jpg

Kepala produksi dari PT. Kraton Indonesia, Farid mengungkapkan  kendala yang dihadapi perusahaan adalah kurangnya tenaga kerja yang memadai juga keterbatasan pasokan ayam hidup.

Field trip oleh mahasiswa Polbangtan Malang di RPA dinilai bermanfaat. Mahasiswa bisa secara langsung belajar di dunia usaha atau industri. Proses pembelajaran pun dirasa menyenangkan. (*)

Jurnalis :
Editor : Ferry Agusta Satrio
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber : TIMES Malang

Komentar

Registration