Peristiwa - Daerah

Pemuda di Situbondo Buat Lukisan Presiden Indonesia dari Sampah Pelepah Pisang

Pemuda di Situbondo Buat Lukisan Presiden Indonesia dari Sampah Pelepah Pisang Taufik Hasan, Pelukis Muda asal Situbondo yang membuat karya lukisan Presiden dari sampah. (Foto: Uday/TIMES Indonesia). 
Kamis, 27 Juni 2019 - 07:55

TIMESINDONESIA, SITUBONDO – Taufik Hasan (33), Pemuda asal Desa Wonokoyo Kecamatan Kapongan Kabupaten Situbondo mempunyai bakat yang tidak semua orang memilikinya. Ia membuat lukisan Presiden Republik Indonesia mulai dari Ir. Soekarno hingga Joko Widodo dari sampah yakni pelepah pisang

Bakatnya sudah tampak mulai sejak ia Mondok di Pesantren Sumber Bunga Seletreng. Ia sering melukis pemandangan dan membuat background panggung disetiap ada acara imtihanan. 

Ia juga berhasil membuat banyak karya lukisan dari ampas kopi pada saat ia duduk di bangku kuliah di Pondok Pesantren Nurul Jadid Probolinggo. 

"Awal mula saya melukis hanya sebatas menuangkan ide yang muncul dipikiran dan kreativitas seni yang terpendam, sehingga saya tuangkan dalam lukisan pelepah yang beralaskan triplek sederhana karena menjadi hobi saya untuk menuangkan ekspresi ketika ada senggang waktu," katanya saat ditemui oleh TIMES Indonesia, Kamis, (27/06/2019).

Melukis, kata Opek begitu akrab disapa, adalah hal positif dengan upaya menghibur diri saat waktu senggang dengan menuangkan imajinasinya. 

Saat dikonfirmasi oleh TIMES Indonesia tentang motivasinya membuat gambar presiden Indonesia, ia mengaku ingin menunjukkan cintanya kepada Republik ini dengan mengenalkan para presiden baik pertama hingga saat ini menjabat. 

"Selain itu, saya ingin bertemu dengan Pak Jokowi dan saya yakin suatu saat  foto lukisan presiden tersebut dapat mengantarkan saya  bertemu langsung dengan presiden RI," harap salah satu pengurus PAC Ansor Kapongan ini. 

Berkat lukisan presiden dengan menggunakan pelepah pisang ini, Opek yang kesehariannya aktif di TKSK Situbondo ini banyak mendapat pesanan dari masyarakat yang menginginkan punya lukisan presiden Indonesia. (*)

Jurnalis : Fathullah Uday
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok
Sumber : TIMES Situbondo

Komentar

Loading...
Registration